Dark/Light Mode

Data Terbaru Kemenhut: Hotspot di Kalsel, Sumsel, Riau dan Jambi Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 15:22 WIB
Kemenhut siaga penuh mengatasi kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Kemenhut)
Kemenhut siaga penuh mengatasi kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Kemenhut)

 Sebelumnya 
Kemenhut mengimbau masyarakat untuk tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat di wilayah terdampak asap juga diminta terus mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara, cuaca, dan jarak pandang serta menyesuaikan aktivitas, apabila kondisi lingkungan memburuk.

Baca juga : Hotspot Di Sumatera Menurun, Karhutla Kalimantan Terus Dijinakkan

Kemenhut kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit, dan tidak serta-merta menunjukkan satu kejadian kebakaran.

Baca juga : Pemerintah Bergerak Cepat Amankan Aktivitas Ekonomi

Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot, sehingga setiap indikasi tetap memerlukan verifikasi melalui groundcheck dan pemantauan kondisi aktual di lapangan.

Baca juga : Mengintip Kantor Baru Hanura Kalsel, Mesin Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Masyarakat yang menemukan asap, titik api, atau indikasi kebakaran diminta segera melapor agar dapat ditindaklanjuti petugas sedini mungkin melalui Posko Karhutla Kemenhut pada nomor 021-5704618, WhatsApp +62 8131-00-35000, atau email [email protected].

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.