Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Menpora: Bonus Rp3 Miliar Menanti Peraih Emas Asian Games 2026
- Eugenia Diva Persembahkan Perunggu Buat Indonesia
- Praperadilan, Silmy Karim Minta Penyitaan dan Status Tersangka Dicabut
- Beredar Hoax Bantuan Rp300 Juta, Ini Klarifikasi Pemprov Papua
- Polri Kerahkan 5.641 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel untuk Padamkan Karhutla
Senin, 21 September 2026 13:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mengerahkan kekuatan optimal dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Sejak Agustus 2026, Pemerintah telah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel gabungan untuk memandamkan karhutla.
Dari 64 pesawat yang diterjunkan, 55 unit merupakan milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sedangkan sembilan lainnya merupakan pesawat TNI.
Baca juga : Ke Way Kambas Bareng Dubes Norwegia, Menhut Pastikan Kesiapan Mitigasi Karhutla
“Sejak Agustus, 64 pesawat telah dikerahkan untuk melakukan water bombing, didukung 54.394 personel gabungan yang terus bergerak di lapangan, menjangkau titik-titik kebakaran dan mencegah api semakin meluas,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (21/9/2026).
Personel gabungan yang diterjunkan terdiri atas unsur TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, relawan, dan masyarakat.
Baca juga : PTPN IV PalmCo Andalkan GeoPalm Dashboard untuk Deteksi Dini-Penanganan Karhutla
Teddy menyampaikan, luas wilayah yang terdampak dan kondisi lahan gambut menjadi tantangan dalam penanganan karhutla. Proses pemadaman membutuhkan pengerahan kekuatan melalui operasi darat maupun udara.
“Upaya pemadaman terus dilakukan tanpa henti, baik melalui operasi darat maupun udara,” ujarnya.
Baca juga : Tengah Malam Ini, Bromo Kembali Dibuka Untuk Wisatawan
Teddy memastikan, Pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan untuk memadamkan api dan melindungi masyarakat dari ancaman karhutla. "Seluruh kekuatan terus bergerak," tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya