Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- KSP Percepat Jargas Gresik, Target 1 Juta Sambungan Rumah pada 2028
- Polda Banten Dampingi Keluarga Korban Arupadatu Tabur Bunga di Selat Sunda
- Rampung Tahap II, 20 Hari Lagi Eks Jampdisus Febrie Disidangkan
- Kasus Suap HGB, KPK Geledah Kantor PT Summarecon Agung di Jaktim
- 7 Indikator Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global
PTPN IV PalmCo Andalkan GeoPalm Dashboard untuk Deteksi Dini-Penanganan Karhutla
Sabtu, 19 September 2026 11:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memanfaatkan teknologi digital.
Melalui GeoPalm Dashboard, perusahaan mengintegrasikan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), data satelit pemantau titik panas, dan informasi geospasial untuk mendeteksi indikasi karhutla sekaligus memantau tindak lanjut penanganannya.
Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif PalmCo, terutama di wilayah operasional Kalimantan yang menghadapi peningkatan risiko karhutla pada musim kemarau.
Wilayah operasional PalmCo di Kalimantan mencakup 12 kabupaten/kota yang tersebar di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Melalui fitur Fire Hotspot pada GeoPalm Dashboard, indikasi titik panas dapat dipantau dan dipetakan secara terpusat. Data tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan lokasi dan prioritas verifikasi oleh tim lapangan.
Baca juga : Prabowo Sambut Baik Tawaran Bantuan Penanganan Karhutla dari Malaysia
PalmCo menempatkan data titik panas sebagai peringatan awal, bukan konfirmasi terjadinya kebakaran. Karena itu, setiap indikasi yang muncul tetap harus diverifikasi langsung oleh personel di lapangan sebelum ditetapkan sebagai kejadian kebakaran dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Secara operasional, sistem tersebut membentuk alur penanganan terintegrasi, mulai dari deteksi data digital, analisis awal, verifikasi lapangan, patroli, hingga respons awal.
Jika kebakaran terkonfirmasi, teknologi digital juga digunakan untuk mendukung pelacakan kegiatan penanganan dan pembaruan status kejadian secara terpusat.
Dengan mekanisme tersebut, manajemen tidak hanya dapat mengetahui kemunculan titik panas, tetapi juga memantau perkembangan tindak lanjut di lapangan. Informasi yang terdokumentasi membantu perusahaan mengevaluasi kecepatan respons, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap tahapan penanganan dapat ditelusuri.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan pemanfaatan teknologi harus tetap terhubung dengan kesiapan sumber daya manusia dan perangkat operasional di lapangan.
Baca juga : PTPN IV PalmCo Siapkan 2 PLTBg Baru untuk Tambah Suplai Kredit Karbon
“Perkebunan bukan hanya tentang tanaman atau tanah, tetapi tentang manusia dan seluruh sumber daya yang dikelola di dalamnya. Tujuan akhirnya adalah memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi banyak pihak,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis.
Menurut Jatmiko, skala pengelolaan PalmCo yang mencakup lebih dari 600.000 hektare areal perkebunan dan melibatkan sekitar 70.000 karyawan membutuhkan sistem kendali berbasis data.
Teknologi memungkinkan perusahaan memperluas rentang kendali secara efektif sekaligus mempercepat penyampaian informasi dari lapangan kepada manajemen.
“Teknologi seperti pemetaan geospasial, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI) kami manfaatkan untuk mendorong efisiensi produksi sekaligus menekan potensi kehilangan hasil,” kata Jatmiko.
GeoPalm Dashboard merupakan bagian dari ekosistem digital PalmCo yang mendukung pemantauan berbagai aspek operasional, antara lain produksi, hama dan penyakit tanaman, pemupukan, infrastruktur, serta risiko kebakaran.
Baca juga : Kemitraan Sawit Rakyat Jadi Penopang B50, PalmCo Raih Apresiasi
Sistem tersebut melengkapi sejumlah platform digital perusahaan, seperti PalmCo Business Cockpit, Agroview, D-Farm, dan Intank. Integrasi sistem tersebut memperkuat tata kelola perusahaan agar semakin transparan, terukur, dan responsif.
Dalam mitigasi karhutla, teknologi menjadi penghubung antara informasi awal dan tindakan nyata di lapangan.
Sementara itu, verifikasi, patroli, dan respons tetap dijalankan oleh personel yang telah disiapkan perusahaan. Ke depan, PTPN IV PalmCo akan terus mengembangkan ekosistem digital dengan mengintegrasikan teknologi, data, sumber daya manusia, serta kesiapan infrastruktur.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla sekaligus mendukung operasional perkebunan yang semakin efisien, adaptif, transparan, dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya