Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Manchester Siap Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027
- Laga Indonesia Vs Malaysia, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas & Kantung Parkir
- Siapkan 2.373 Personel, Polri Pastikan Keamanan & Kelancaran FIFA ASEAN 2026
- Tiket Kapal PELNI Kini Bisa Dipesan H-60 Sebelum Berangkat
- PSS Sleman Terpuruk, Pieter Huistra Manfaatkan Jeda FIFA Matchday
BP Tapera Kumpulkan Bank Dan Pengembang, Kejar 350 Ribu Rumah Subsidi
Senin, 28 September 2026 17:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama perbankan, pengembang, mitra pembiayaan swasta dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan menggelar rapat bersama membahas percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2026 pada Senin (28/9/2026).
Agenda rapat yang digelar di Graha Mandiri, Jakarta ini mengevaluasi kinerja bank penyalur serta membahas strategi pencapaian kuota 350 ribu KPR FLPP tahun ini.
"Semua ekosistem perumahan akan hadir. Agenda utama yang akan dibahas yaitu kinerja FLPP sampai dengan akhir September dan strategi bersama hingga akhir Desember 2026," kata Komisioner BP Tapera Heru Pudyo kepada Rakyat Merdeka, Minggu (27/9/2026).
Hingga September 2026, realisasi penyaluran FLPP baru mencapai 154.949 unit senilai Rp19,3 triliun atau 44,27 persen dari target 350 ribu unit sepanjang tahun ini.
Baca juga : DPR Sarankan Kementerian PKP Membenahi Masalah Struktural
Heru mengatakan, penyaluran FLPP masih menghadapi tantangan dari sisi pasokan maupun permintaan. Dari sisi pasokan, kenaikan biaya pembangunan dan harga lahan menjadi salah satu kendala.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bangunan tempat tinggal mencapai 10,03 persen secara tahunan pada Agustus 2026. Sementara inflasi kelompok konstruksi mencapai 9,52 persen.
Dari sisi permintaan, Heru menyebut sebagian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih menghadapi kendala pinjaman konsumtif yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
Lokasi rumah yang jauh dari pusat aktivitas juga menjadi pertimbangan calon debitur. Selain itu, kendala juga muncul dalam penyediaan rumah, mulai dari perizinan, tata ruang, sertifikasi lahan, penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga penyediaan infrastruktur dasar dan utilitas.
Baca juga : Bank BSN dan IARMI Integrasikan KTA dengan Layanan Perbankan
Untuk mempercepat penyaluran, BP Tapera terus memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga, komunitas, kampus, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, kawasan industri hingga pekerja sektor informal.
"Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat dan memperluas akses rumah subsidi kepada masyarakat yang memenuhi kriteria guna mencapai target 350 ribu unit sepanjang pada akhir tahun ini," pungkasnya.
Pimpinan Bank FLPP Rapat tersebut akan dihadiri pimpinan bank penyalur FLPP, antara lain Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Syariah Nasional (BSN), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Jakarta, serta Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Sejumlah asosiasi pengembang juga dijadwalkan hadir, di antaranya Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), HIMPERRA, APERNAS, APPERNAS JAYA dan ASPRUMNAS.
Baca juga : Bank Jakarta-PT SMI Kucurkan 2,11 Triliun Untuk 7 Proyek Infrastruktur Jakarta
Selain itu, rapat melibatkan mitra FLPP seperti Perumnas, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), pelaku usaha properti, Rumah123, Forum Komunitas Rumah Subsidi, Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), serta Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI).
Dengan rapat tersebut, BP Tapera berharap dapat menyusun langkah percepatan penyaluran FLPP hingga akhir 2026, sehingga target 350 ribu KPR subsidi dapat dikejar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya