Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, ReJO Harap Polri Makin Humanis
- Suyudi Ario Seto Kapolri, Sugiono PMK, Bahlil Menko Hilirisasi & Transisi Energi
- Pastikan Antrean Haji Lebih Akurat, Kemenhaj-Kemendagri Padankan Data Jemaah
- Menpora Erick: Nurisa Buktikan Juara Harus Berjuang Sampai Anak Panah Terakhir
- Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif Karimunjawa
Gandeng KMDT, Kemenkop Dorong Pengembangan Ekonomi di Kawasan Danau Toba
Kamis, 1 Oktober 2026 20:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kolaborasi dengan Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) guna mengakselerasi pengembangan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.
Langkah strategis ini diarahkan untuk memperkuat berbagai komoditas lokal dan potensi pariwisata daerah berbasis wadah koperasi.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan hal tersebut usai menerima audiensi dari Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung beserta jajaran pengurus dan Koperasi Pemasaran KMDT Sejahtera di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ferry menerima penganugerahan kain ulos serta menyatakan kesediaannya untuk menjadi Ketua Dewan Penasihat KMDT.
Baca juga : KNMP Karangduwur Bantu Nelayan Jaga Hasil Tangkapan dan Tekan Biaya
"Ini akan menjadi perjuangan bersama Kementerian Koperasi dengan KMDT, khususnya untuk pengembangan koperasi dan masyarakat di Danau Toba. Ruang lingkup kegiatannya adalah menjadikan produk hasil masyarakat sekitar, seperti kopi, kacang, hingga kerajinan tenun ulos dan kuliner, berbasis pada koperasi," ujar Ferry.
Turut hadir mendampingi Menkop dalam audiensi tersebut adalah Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus.
Ferry menegaskan, keberadaan badan usaha berbentuk koperasi penting agar kegiatan ekonomi warga di desa-desa dapat didampingi, diinkubasi, hingga dibiayai melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
Lebih lanjut, model pengembangan ekonomi berbasis koperasi di Danau Toba ini diproyeksikan menjadi contoh (role model) bagi wilayah danau-danau lain di Indonesia.
Baca juga : Kemenkop: 85 Persen Manajer KDKMP Isi Surat Kesediaan Awal Oktober Siap Bertugas
"Tadi dari hasil diskusi, kami menargetkan dalam satu atau dua tahun ke depan dapat menyelenggarakan kembali Festival Danau Toba," kata Ferry.
Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung menjelaskan sejumlah program prioritas KMDT mencakup dorongan pariwisata berkelas dunia, pengembangan SDM unggul melalui masuknya koperasi ke lingkungan kampus, hingga optimalisasi keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di daerah.
"Program kami fokus pada pariwisata dan pencetakan SDM unggul melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, seperti yang telah kami lakukan di Universitas HKBP Nommensen dan Universitas Sumatera Utara (USU).
Pada tanggal 6 Oktober nanti, rangkaian kegiatan juga diisi dengan kuliah umum di Universitas Sisingamangaraja serta peninjauan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Toba," kata Edison.
Baca juga : Menkop Ajak BKMT Sinergikan Dakwah Ekonomi Syariah dan Koperasi Masjid
Edison menambahkan, berbagai produk unggulan lokal seperti kopi, kacang sihobuk, hingga tipa-tipa akan mendapat pendampingan dan pelatihan berkala dari Kemenkop agar para pelaku UMKM lokal yang tergabung dalam jaringan KMDT.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya