Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kantor Baru PP Masyarakat Ekonomi Syariah Diresmikan
Kamis, 8 Oktober 2026 20:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono sekaligus Ketua Harian PP MES meresmikan kantor baru Pengurus Pusat (PP) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Jalan Taman Patra Raya, Jakarta Selatan, Rabu malam (7/10/2926).
Dalam kesempatan itu, Ferry menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak-pihak yang secara khusus mendukung renovasi kantor MES, antara lain kepada, Patra Jasa, Bank Syariah Indonesia, Bank Syariah Nasional, Badan Amil Zakat Nasional, Jamkrindo, Permodalan Nasional Madani (PNM), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta seluruh mitra dan pihak yang telah mendukung terwujudnya Kantor Baru Pengurus Pusat MES.
Hadir dalam peresmian tersebut Ketua Umum Pertama MES Iwan Pontjowinoto; Ketua Dewan Pembina PP MES, Muliaman D. Hadad; Ketua Dewan Pakar Pengurus Pusat MES Adi Hidayat; Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan sekaligus Dewan Penyantun PP MES Setiawan Ichlas; Kepala Baznas RI sekaligus Ketua Dewan Penggerak PP MES Sodik Mudjahid; Menteri Agama sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina PP MES, KH Nasaruddin Umar; Kepala BPS RI sekaligus Wakil Ketua Umum PP MES Amalia Adininggar Widyasanti; Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua Umum PP MES Emil Elestianto Dardak; serta Sekretaris Jenderal PP MES Ari Permana.
Sebelum peresmian, Ferry yang juga menegaskan, bahwa Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah dalam waktu yang cepat berhasil menyelesaikan masalah penurunan peringkat state global islamic economy (SGIE) yang sebelumnya turun dari urutan ke-5 menjadi ke-6.
Baca juga : Wamenkop Ajak KNPI Menjadi Penggerak KDKMP
“Alhamdulillah kemarin saya didukung oleh teman-teman bertemu dengan Managing Directornya Binar Halal yang membuat SGIE report. Kita akan bentuk tim bersama. Mudah-mudahan bisa menjadikan report dan peringkat Indonesia di SGIE ini bisa naik kembali menjadi urutan ke-5, syukur bisa lebih dari nomor 5,” ujar Ferry.
Kemudian yang berikutnya, kata Ferry soal akselerasi peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, lalu kontribusi PDB syariah, semoga ke depannya segera memiliki PDB syariah.
Ferry juga memastikan bahwa PP MES sudah memulai penguatan ekosistem hulu dan hilir ekonomi dan keuangan syariah. Kemudian, terakhir pemberdayaan ekonomi masjid dan pesantren berbasis koperasi.
“Kemarin PP MES sudah melaksanakan penanda tanganan dibantu dengan Ustadz Adi Hidayat, lalu kerja sama dengan Majelis Tabligh Pembangunan Pusat Muhammadiyah. Kita akan memulai dari 12 ribu masjid di lingkungan Muhammadiyah. Kita akan siapkan di 700 masjid yang akan dibangun koperasinya,” ujarnya.
Baca juga : Menkop: Percepatan Operasional KDKMP di Toba Prioritaskan Ekonomi Lokal
Selain itu, kami juga sudah ada MoU dengan Pak Menteri Agama (Nasaruddin Umar) untuk bisa memulai pembangunan koperasi di masjid-masjid yang ada di lingkungan Kemeny Agama, termasuk juga dengan Dewan Masjid Indonesia.
Ferry berharap kantor baru PP MES akan mendapatkan keberkahan dan tempat ini menjadi pusat perjuangannya masyarakat Indonesia untuk ekonomi syariah
Sementara itu, Ketua Umum PP MES Rosan Roeslani menyampaikan sambutan melalui daring.
Menurut Rosan kantor baru ini juga harus menjadi bagian dari ikhtiar untuk memastikan lima prioritas MES dapat diterjemahkan menjadi program yang konkret dan berdampak, yaitu peningkatan peringkat SGIE; akselerasi peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah; peningkatan kontribusi PDB Syariah; penguatan ekosistem hulu-hilir ekonomi dan keuangan syariah; dan pemberdayaan ekonomi masjid dan pesantren berbasis koperasi.
Baca juga : Menkop Tegaskan Koperasi Bagian Dari Transformasi Ekonomi Indonesia
“Kantor baru ini diharapkan sebagai rumah kolaborasi dan tempat lahirnya gagasan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat. MES diharapkan bisa memperkuat ekosistem syariah Indonesia,” ujar Rosan.
Dalam kesempatan itu Ketua Dewan Pakar Pengurus Pusat MES Adi Hidayat memberikan tausyiah.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar pengurus pusat MES sehingga akan lahir gagasan-gagasan untuk membantu masyarakat dan memperkuat ekosistem syariah Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya