Dark/Light Mode

Hujan Es Di Resepsi Pernikahan, Tamu Sigap Tahan Tenda Pakai Kursi

Kamis, 8 Oktober 2026 07:19 WIB
Sekelompok tamu menahan air es di atap tenda saat cuaca ekstrem menerjang wilayah Sydney, Australia, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Dok. Aniella Batten via Storyful)
Sekelompok tamu menahan air es di atap tenda saat cuaca ekstrem menerjang wilayah Sydney, Australia, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Dok. Aniella Batten via Storyful)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pesta pernikahan di Australia berhasil diselamatkan karena aksi sigap para tamu undangan. Mereka kompak menggunakan kursi untuk menahan dan mendorong tumpukan air dan es di atap tenda saat cuaca ekstrem menerjang wilayah Sydney, Sabtu (3/10/2026).

Momen seru yang mendadak viral di media sosial ini diabadikan oleh Aniella Batten. Wanita itu mengatakan, situasinya cukup kacau. Wilayah Sydney dilanda badai petir hebat secara tiba-tiba.

“Menyaksikan kejadian itu terasa menegangkan sekaligus lucu,” ujar Batten yang juga content creator, sebagaimana dikutip The People, Selasa (6/10/2026).

Baca juga : Anjing Chihuahua Direkrut Menjadi Tentara Meksiko

Para tamu bergotong royong mendorong genangan air hujan dari atap tenda transparan menggunakan tangan dan kursi. Aksi sigap ini mereka lakukan guna mencegah atap tenda roboh dan melindungi area acara dari banjir.

“Rekaman ini bahkan tidak bisa menggambarkan situasi aslinya. Benar-benar kacau!” tulis Batten di dalam video yang viral.

Batten menambahkan lirik lagu yang mencekam, “I think I’m gonna die in this house” yang artinya “Aku rasa aku akan mati di rumah ini.” Lagu berjudul House karya Charli XCX dan John Cale tersebut, diputar sebagai latar belakang unggahan tersebut, menambah kesan dramatis.

Baca juga : Sembilan Perusahaan Indonesia Terpilih KINETIK Sweef Fellows

Kendati begitu, badai tidak berlangsung lama. Insiden tersebut sama sekali tidak merusak kemeriahan pesta.

“Ini bener-bener momen yang tidak akan dilupakan kedua mempelai. Badainya sama sekali tidak merusak suasana dan semangat para tamu,” pungkas Batten.

Dinas Darurat New South Wales mencatat, lebih dari 180 panggilan bantuan akibat terpaan angin kencang dan hujan lebat hari itu.

Baca juga : University of Melbourne Mantapkan Posisi Global, Tetap Jadi Nomor 1 di Australia

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 8 Oktober 2026 dengan judul "Hujan Es Di Resepsi Pernikahan, Tamu Sigap Tahan Tenda Pakai Kursi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.