Dark/Light Mode

Formula 1, Australia Ogah Jadi Pembuka Musim 2027

Minggu, 20 September 2026 06:15 WIB
Travis Auld. (Foto: Istimewa)
Travis Auld. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Konflik di Timur Tengah yang berkepanjangan mengancam pelaksanaan Grand Prix (GP) Bahrain dan GP Arab Saudi musim 2027.

Kalender penyelenggaraan Formula 1 di dua negara itu bisa saja digeser ke tempat yang dianggap jauh dari konflik. Australia, misalnya.

Namun, Negeri Kangguru itu lebih dulu mengajukan penolakan jika dijadikan pembuka musim.

Sirkuit Albert Park tetap dijadwalkan menggelar balapan pada awal April. Dalam kalender musim 2027, GP Australia menjadi seri ketiga, setelah Bahrain pada 12–14 Maret dan Arab Saudi pada 19–21 Maret.

Jika Bahrain dan Arab Saudi tidak dapat menggelar balapan sesuai jadwal, Australia secara geografis dan logistik sebenarnya menjadi salah satu kandidat untuk mengambil alih posisi pembuka.

Baca juga : Hidup Selalu Ada Risiko, Yang Penting Bekerja Untuk Rakyat

Chief Executive Officer (CEO) Australian Grand Prix Corporation, Travis Auld, menegaskan pihaknya sudah terikat dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Tanggal kami sudah terkunci 1-4 April, dan jelas kami memiliki aset besar yang sedang dibangun di belakang kami yang memiliki batas waktu tertentu. Jadi kami cukup terikat pada tanggal tersebut, dan saya pikir akan sulit bagi kami untuk mengubah tanggal itu sekarang,” kata Travis Auld seperti dikutip dari Crash, kemarin.

Selain persoalan fasilitas, Melbourne juga memiliki agenda olahraga besar pada Maret 2027. Pertandingan peringatan 150 tahun antara Australia dan Inggris akan berlangsung di Melbourne Cricket Ground (MCG) pada 11–15 Maret, berdekatan dengan kawasan Albert Park.

Kondisi tersebut membuat pemindahan GP Australia ke pertengahan Maret menjadi pekerjaan yang tidak mudah.

“Kami memiliki kontrak dengan F1 yang menempatkan kami di antara balapan satu dan tiga setiap tahun. Kami telah menjadi balapan pertama dalam dua tahun terakhir,” kata Auld.

Baca juga : BI Masih Punya Ruang Bernapas

Australia sempat menjadi pembuka musim 2025 dan 2026. Namun, untuk 2027, Melbourne harus menerima posisi sebagai seri ketiga.

Menurut Auld, posisi tersebut tetap memberikan keuntungan karena balapan berlangsung ketika persaingan musim mulai terbentuk.

“Yang bekerja sangat baik bagi kami adalah balapan di awal musim ketika cerita musim masih terbentuk. Dan tahun ini, kami akan menjadi balapan ketiga,” ujarnya.

Meski tidak menjadi pembuka musim, GP Australia 2027 mendapat tambahan daya tarik. Albert Park untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah balapan Sprint.

Australia termasuk dalam 10 seri yang mendapat jatah Sprint pada musim 2027. Bahrain, Jepang, Monaco, dan Abu Dhabi juga akan menggelar Sprint untuk pertama kalinya.

Baca juga : Muncul Ke Publik Pasca Kantornya Digeledah KPK, Nusron Hormati Proses Hukum

Auld mengungkapkan bahwa penyelenggara GP Australia sudah lama melakukan pembicaraan dengan Formula 1 untuk mendapatkan kesempatan tersebut.

“Saya tahu kami melakukan banyak pembicaraan panjang tentang keinginan kami untuk mengadakan balapan Sprint,” katanya.

Menurut Auld, keputusan memberikan Sprint kepada Melbourne menunjukkan kepercayaan Formula 1 terhadap penyelenggara dan kota tersebut sebagai tuan rumah. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.