Dark/Light Mode

Bukan Sekadar Senyum, Bagi Kholidin Gigi Jadi Bagian Teknik Memanah

Kamis, 24 September 2026 13:37 WIB
Atlet para panahan Indonesia Kholidin (Foto: Dok. Pepsodent)
Atlet para panahan Indonesia Kholidin (Foto: Dok. Pepsodent)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bagi sebagian orang, gigi dan mulut mungkin hanya berkaitan dengan kesehatan serta penampilan.

Namun bagi atlet para panahan Indonesia, Kholidin, gigi justru menjadi bagian penting dari teknik yang membawanya bertanding di level internasional.

Sejak menekuni panahan pada 2017, Kholidin mengembangkan teknik khusus untuk menarik dan melepaskan tali busur menggunakan mulut dan giginya.

Teknik tersebut menjadi bagian dari caranya berlatih dan bertanding sebagai pemanah para. Beban pada gigi, gusi, dan rahangnya pun tidak kecil.

Dalam latihan intensif, Kholidin dapat melepaskan sekitar 250 hingga 500 anak panah per hari.

Baca juga : Mulut Sehat & Segar: Bebas Bakteri dan Menjaga Microbiome

Pada fase latihan puncak, jumlahnya bahkan bisa mencapai 600 anak panah. Kondisi tersebut membuat kesehatan mulut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam persiapannya menuju Para Games 2026 di Jepang.

Melalui inisiatif “Bite Into Glory”, Pepsodent memberikan dukungan kesehatan mulut yang disesuaikan dengan kebutuhan Kholidin.

Dukungan tersebut mencakup perawatan periodontal profesional di Solo serta peningkatan rutinitas perawatan mulut untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi selama menjalani latihan.

“Saya menyadari bahwa cara saya memanah sekarang sudah tidak sama seperti sebelumnya, tetapi kecintaan saya terhadap olahraga ini tidak pernah berubah. Bagi saya, yang terpenting adalah terus mencari cara untuk menjadi lebih baik,” ujar Kholidin.

Menurut Kholidin, setiap latihan dan perkembangan teknik menjadi bagian dari proses untuk terus meningkatkan kemampuan. Karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut kini menjadi bagian penting dari persiapannya sebagai atlet.

Baca juga : FKG-FK Usakti Padukan Edukasi Gigi Berbasis AI dan Pangan Lokal di Nyomplong

Pepsodent menilai kebutuhan tersebut membuat kolaborasi dengan Kholidin memiliki karakter yang berbeda.

Dukungan tidak hanya diarahkan pada aktivitas olahraga, tetapi juga pada bagian tubuh yang secara langsung digunakan dalam teknik memanahnya.

“Kisah Kholidin menunjukkan bagaimana konsistensi, kerja keras, dan kegigihan dapat mendorong seorang atlet untuk terus berkembang dan berprestasi. Bagi Kholidin, gigi dan mulut bukan hanya penting bagi kesehatan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian penting dari teknik yang ia kembangkan untuk berlatih dan bertanding,” ujar Oral Care Category Lead, Unilever Indonesia Rikka Anggitha dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Dari sisi kesehatan Pepsodent Expert Mirah menjelaskan intensitas latihan serta penggunaan gigi dan mulut dalam teknik Kholidin membuat kesehatan gusi dan jaringan gigi perlu mendapat perhatian.

“Mengingat intensitas latihan Kholidin serta penggunaan gigi dan mulut sebagai bagian dari teknik memanahnya, menjaga kesehatan gusi dan jaringan gigi menjadi sangat penting,” kata Mirah.

Baca juga : SATU Dental Dorong Anak Muda Peduli Kesehatan Gigi Lewat Kampanye Berani Tampil

Perawatan periodontal, lanjutnya, diperlukan untuk membantu menjaga kondisi kesehatan mulut agar tetap optimal sehingga Kholidin dapat menjalani latihan dengan baik.

Kholidin sendiri kini tengah mematangkan persiapan menghadapi Para Games 2026 yang berlangsung 18-24 Oktober 2026 di Prefektur Aichi, Jepang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.