Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cinépolis bersama KlikFilm Hadirkan Malang World Cinema 2026 dan Sala de Arte
Jumat, 9 Oktober 2026 15:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pencinta film Indonesia bakal mendapat lebih banyak pilihan untuk menikmati sinema dunia di layar lebar.
Cinépolis Cinemas Indonesia bersama KlikFilm menghadirkan Malang World Cinema (MWC) 2026 dan program Cinépolis Sala de Arte x KlikFilm Showcase, yang membawa film-film pilihan festival internasional ke bioskop, termasuk karya peraih penghargaan bergengsi.
Kedua program tersebut diumumkan dalam acara talkshow di Cinépolis Senayan Park, Jakarta, Kamis (8/10/2026), yang dilanjutkan dengan pemutaran khusus film NAZA karya Yuval Abraham dan Rachel Szor.
Film tersebut disebut meraih Special Jury Prize di Venice Film Festival 2026. Melalui kolaborasi ini, Cinépolis dan KlikFilm ingin memperluas akses masyarakat terhadap sinema berkualitas sekaligus memperkuat budaya apresiasi film, termasuk di luar Jakarta.
Untuk pertama kalinya, Jakarta World Cinema hadir di Malang melalui Malang World Cinema 2026. Festival ini dijadwalkan berlangsung pada 14–21 November 2026 di Cinépolis Malang Town Square.
Festival tersebut merupakan kelanjutan dari Jakarta World Cinema 2026 yang menghadirkan 207 film dari 69 negara.
Sebanyak 120 film di antaranya merupakan karya peraih penghargaan di festival film bergengsi dunia, termasuk 20 film yang menjadi perwakilan resmi berbagai negara untuk berkompetisi di Academy Awards 2027.
Direktur KlikFilm sekaligus Executive Director Malang World Cinema, Frederica, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah untuk mendekatkan film berkualitas kepada masyarakat di berbagai daerah.
“Kolaborasi ini merupakan langkah nyata KlikFilm untuk terus mendekatkan sinema berkualitas kepada masyarakat Indonesia secara lebih merata. Lewat Malang World Cinema dan Sala de Arte, kami tidak hanya membawa film-film kurasi terbaik dari festival internasional ke layar lebar, tetapi juga ingin menghidupkan ekosistem apresiasi film yang konsisten dan berkelanjutan di luar Jakarta,” ujar Frederica.
Malang dipilih sebagai salah satu tujuan pengembangan festival karena memiliki komunitas kreatif dan penikmat film yang aktif di Jawa Timur.
Festival Director Malang World Cinema, Shandy Gasella, menambahkan festival ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih luas melalui keberagaman perspektif sinema dunia.
Menurutnya, penonton di daerah berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk menikmati film-film pilihan yang sebelumnya banyak dikenal melalui festival internasional.
Deretan Film Pilihan Festival Internasional Malang
World Cinema 2026 akan menghadirkan sejumlah film yang menjadi perbincangan di festival internasional. Salah satunya Fjord karya Cristian Mungiu, yang disebut meraih Palme d'Or Cannes 2026.
Baca juga : Usut Kasus Pencucian Uang, KPK Geledah BAKD Dan Dinas Perdagangan Madiun
Selain itu, ada Inherit, film horor terbaru garapan sutradara Thailand Banjong Pisanthanakun, yang dikenal melalui Shutter dan The Medium.
Film yang dibintangi Davika Hoorne tersebut dijadwalkan menjalani pemutaran perdana di Asia Tenggara melalui festival ini.
Berikut sejumlah film yang masuk dalam jajaran pilihan Malang World Cinema 2026:
Fjord – karya Cristian Mungiu yang disebut meraih Palme d'Or Cannes 2026.
Inherit – film horor terbaru Banjong Pisanthanakun yang dibintangi Davika Hoorne.
Minotaur – karya Andrey Zvyagintsev yang disebut meraih Grand Prize of the Festival Cannes 2026.
All of a Sudden – film karya Ryūsuke Hamaguchi yang disebut meraih penghargaan Aktris Terbaik Cannes 2026.
The Debut – proyek penyutradaraan terbaru Jesse Eisenberg.
NAZA – karya Yuval Abraham dan Rachel Szor yang disebut meraih Special Jury Prize Venice Film Festival 2026.
Woman Unknown – karya May el-Toukhy yang disebut meraih Golden Lion Venice Film Festival 2026.
Sementara itu, film Yellow Letters karya Ilker Çatak, yang disebut meraih Golden Bear untuk Film Terbaik di Berlinale 2026, akan menjadi salah satu pilihan dalam program daring yang dapat disaksikan melalui KlikFilm.
Informasi lengkap mengenai daftar film, jadwal pemutaran, dan tiket Malang World Cinema 2026 akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang melalui akun Instagram @cinepolisid, @malangworldcinema, @klikfilm, serta situs resmi cinepolis.co.id.
Sala de Arte Hadirkan Film Alternatif di Bioskop
Selain festival di Malang, Cinépolis dan KlikFilm memperkenalkan Cinépolis Sala de Arte x KlikFilm Showcase sebagai wadah pemutaran film alternatif, klasik, dokumenter, serta karya pilihan dari festival internasional.
Baca juga : JWC 2026 Hadirkan 207 Film dari 69 Negara, Dibuka Fjord
Konsep Sala de Arte pertama kali diperkenalkan di Meksiko pada Juni 2012. Program ini berkembang hingga hadir secara permanen di lebih dari 25 layar Cinépolis di Meksiko dan menjangkau sejumlah negara lain, termasuk Chile, Costa Rica, dan Guatemala.
Di Indonesia, Cinépolis menggandeng KlikFilm sebagai kurator sekaligus mitra untuk menghadirkan film-film pilihan tersebut secara berkelanjutan di bioskop.
CEO Cinépolis Cinemas Indonesia, Alejandro Aguilera Garibay mengatakan, program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap sinema dunia.
“Kami percaya penonton Indonesia berhak menikmati sinema dunia dengan standar yang sama baiknya di mana pun mereka berada. Malang World Cinema membuka pintu lewat sebuah festival, dan kami ingin pintu itu tetap terbuka dalam jangka panjang. Itulah semangat Sala de Arte, yang sejak 2012 kami jalankan di Meksiko dan kini kami bawa ke Indonesia, agar film-film pilihan dunia selalu punya tempat di layar bioskop. Kami senang bisa memulainya bersama KlikFilm,” ujar Alejandro.
Program Sala de Arte dijadwalkan mulai tayang secara reguler pada 16 Oktober 2026 di enam lokasi Cinépolis yang juga menjadi tempat penyelenggaraan Marathon Screening.
Sebagai pembuka, Cinépolis dan KlikFilm akan menggelar Marathon Screening pada 15 Oktober 2026, sehari sebelum penayangan reguler dimulai.
Tiga film akan diputar secara berurutan, yakni Sheep in the Box, Aftersun, dan NAZA. Harga tiket untuk rangkaian pemutaran khusus tersebut ditetapkan sebesar Rp 60.000. Tiket mulai dijual pada 9 Oktober 2026 melalui situs resmi cinepolis.co.id.
Tiga Film Pembuka Marathon Screening
Film pertama, Sheep in the Box, merupakan karya terbaru Hirokazu Kore-eda, sutradara yang dikenal melalui Shoplifters dan pernah meraih Palme d'Or.
Film ini masuk kompetisi utama Festival Film Cannes 2026. Mengambil latar masa depan yang tidak terlalu jauh, film tersebut mengikuti sepasang suami istri yang kehilangan putra mereka.
Kehidupan keduanya berubah ketika mereka menerima kehadiran humanoid yang memiliki wajah dan suara persis seperti sang anak.
Dibintangi Haruka Ayase, Daigo, dan Rimu Kuwaki, film ini mengeksplorasi tema kehilangan, keluarga, serta hubungan emosional manusia dengan teknologi.
Film kedua adalah Aftersun, karya sutradara Charlotte Wells yang dibintangi Paul Mescal dan Frankie Corio.
Berlatar liburan di sebuah resor di Turki pada era 1990-an, film ini mengikuti perjalanan seorang ayah dan putrinya.
Baca juga : 2 Dosen UIN Malang Bahas Negosiasi Kesetaraan Gender Perempuan Muslim Jatim
Melalui pendekatan intim dan emosional, Aftersun mengajak penonton melihat hubungan keluarga, ingatan, dan pengalaman masa kecil dari perspektif yang mendalam.
Pemutarannya menjadi kesempatan bagi penonton Indonesia untuk kembali menikmati salah satu karya yang mendapat perhatian dari pencinta sinema independen.
Film ketiga adalah NAZA, karya Yuval Abraham dan Rachel Szor yang disebut meraih Special Jury Prize di Venice Film Festival 2026.
Film ini sebelumnya diputar secara khusus dalam acara pengumuman Malang World Cinema dan Sala de Arte di Cinépolis Senayan Park, Jakarta.
Penayangannya dalam program Sala de Arte menjadi bagian dari upaya menghadirkan karya sinema dunia dengan pendekatan artistik dan perspektif berbeda kepada penonton Indonesia.
Enam Lokasi Pemutaran di Indonesia
Marathon Screening pada 15 Oktober 2026 akan berlangsung di enam lokasi Cinépolis, yaitu: Cinépolis Senayan Park, Jakarta. Cinépolis Lippo Plaza Jogja, Yogyakarta. Cinépolis Depok Town Square, Depok. Cinépolis Malang Town Square, Malang. Cinépolis Java Supermal, Semarang. Cinépolis Lippo Plaza Medan, Medan.
Setelah Marathon Screening, program Cinépolis Sala de Arte x KlikFilm Showcase akan memasuki jadwal penayangan reguler mulai 16 Oktober 2026 di lokasi-lokasi tersebut.
Kehadiran Malang World Cinema dan Sala de Arte menandai langkah kolaborasi Cinépolis dan KlikFilm untuk memperluas jangkauan film-film pilihan dunia di Indonesia.
Malang World Cinema menawarkan pengalaman festival dengan beragam film dari berbagai negara, sedangkan Sala de Arte dirancang sebagai program pemutaran yang dapat dinikmati secara berkelanjutan di bioskop.
Melalui kedua program tersebut, penonton Indonesia diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati film di luar arus utama, mulai dari karya sutradara internasional hingga film-film yang mendapat pengakuan di festival bergengsi dunia.
Marathon Screening pada 15 Oktober dan Malang World Cinema pada 14–21 November 2026 menjadi dua agenda yang dapat dinantikan pencinta film.
Informasi terbaru mengenai tiket dan jadwal pemutaran dapat dipantau melalui kanal resmi Cinépolis, KlikFilm, dan Malang World Cinema.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya