Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KA Kertanegara Makin Diminati, Layani 168.085 Pelanggan
Sabtu, 27 Juni 2026 15:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Kertanegara relasi Malang–Purwokerto pulang-pergi (pp) semakin diminati masyarakat.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Kertanegara melayani 168.085 pelanggan, meningkat 5,29 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 159.637 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan peran penting KA Kertanegara dalam menghubungkan masyarakat di Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah melalui lintas tengah Pulau Jawa.
“KA Kertanegara memberikan pilihan perjalanan yang nyaman untuk menjangkau Malang, Blitar, Kediri, Madiun, Solo, Yogyakarta, Kebumen, hingga Purwokerto. Relasi ini relevan bagi keluarga, pelajar, mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, dan wisatawan yang membutuhkan transportasi terjadwal serta terhubung antarwilayah,” ujar Anne.
Peningkatan jumlah pelanggan terlihat signifikan pada beberapa bulan tertentu. Pada Maret 2026, KA Kertanegara melayani 41.282 pelanggan, melonjak 65,94 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencatat 24.877 pelanggan.
Baca juga : Menko AHY Ke Taruna AAL: Jika Ingin Damai, Bersiaplah Untuk Perang
Sementara pada Mei 2026, jumlah pelanggan mencapai 35.807 orang, naik dari 31.811 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
KA Kertanegara mulai beroperasi pada 10 Maret 2021. Nama Kertanegara diambil dari Raja Kertanagara, raja terakhir Kerajaan Singasari yang memerintah pada sekitar tahun 1268–1292.
Nama tersebut dipilih untuk memperkuat kedekatan historis dengan wilayah Malang Raya sekaligus menghadirkan identitas khas pada layanan lintas Malang–Purwokerto.
Kereta ini menyediakan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium, sehingga pelanggan dapat memilih pengalaman perjalanan sesuai kebutuhan, baik untuk keperluan keluarga, pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.
Dari wilayah Malang Raya, pelanggan dapat mengakses layanan melalui Stasiun Malang, Malang Kotalama, dan Kepanjen yang berada dekat dengan pusat pendidikan, kuliner, layanan publik, serta destinasi wisata keluarga.
Baca juga : Kejagung Tolak JC Sony Sonjaya, Ini Alasannya
Perjalanan kemudian berlanjut ke Wlingi, Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Nganjuk, Caruban, dan Madiun yang dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, serta wisata sejarah dan kuliner.
Memasuki Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, KA Kertanegara berhenti di Sragen, Solo Balapan, Klaten, dan Yogyakarta.
Jalur ini memberikan akses ke kawasan budaya, sentra batik, pusat kuliner, kampus, ruang kreatif, dan berbagai destinasi wisata yang menjadi daya tarik masyarakat.
Perjalanan selanjutnya berlanjut ke Kutoarjo, Kebumen, Kroya, hingga Purwokerto. Rangkaian stasiun tersebut memperluas akses menuju wilayah Purworejo, Kebumen, Cilacap, Banyumas, serta sejumlah destinasi wisata alam dan kuliner di sekitarnya.
Menurut Anne, keberadaan KA Kertanegara juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
Baca juga : Kloter Penutup Berangkat, Layanan Haji Makkah Rampung
Kehadiran pelanggan di berbagai stasiun pemberhentian berpotensi menggerakkan sektor transportasi lanjutan, kuliner, penginapan, UMKM, destinasi wisata, hingga layanan masyarakat di sekitar stasiun.
“Setiap stasiun pemberhentian memiliki cerita dan manfaat bagi daerahnya. Ada pelanggan yang menuju kampus, bertemu keluarga, bekerja, berwisata, atau menjalankan usaha. KAI ingin perjalanan dengan KA Kertanegara terasa menyenangkan sejak berangkat, nyaman selama di perjalanan, dan memberi nilai bagi kota-kota yang dilalui,” tutur Anne.
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal, terutama menjelang akhir pekan dan masa liburan sekolah.
Informasi mengenai jadwal, tarif, serta ketersediaan tempat duduk KA Kertanegara dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya.
“Melalui KA Kertanegara, perjalanan Malang–Purwokerto dapat dinikmati dengan lebih santai, aman, dan terjadwal. Kami berharap layanan ini terus menjadi pilihan masyarakat untuk menjelajahi lintas tengah Jawa,” tutup Anne.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya