Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BRI Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik di Indonesia Hasil Berorientasi Nasabah
- Kabut Asap di Danau Toba, ASDP Perkuat Kewaspadaan & Optimalkan Navigasi Kapal
- Hajar Man City, PSG Bikin Inggris Merana
- Vinicius Junior Protes Hukuman 4 Laga
- Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla
Peter Surya Wijaya Bicara Perannya sebagai Eksekutif Produser Ghosthing
Selasa, 13 Oktober 2026 18:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peter Surya Wijaya, Eksekutif Produser film Ghosthing, membagikan pandangannya mengenai keterlibatannya di dunia film dalam rangkaian gala premiere di Senayan City XXI, Jakarta Selatan.
Melalui film produksi Imperial Pictures tersebut, Peter menyoroti pentingnya memilih cerita yang menarik, mendukung kolaborasi tim, dan memahami pengalaman yang ingin diberikan kepada penonton.
Keterlibatan Peter dalam produksi film juga mencakup Kromoleo dan Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia. Pengalaman melalui sejumlah karya tersebut menjadi bagian dari perjalanannya di dunia perfilman.
Dalam Ghosthing, ia kembali terlibat sebagai eksekutif produser, bersama Hartawan Triguna sebagai produser dan Arie Aziz sebagai sutradara.
“Daya tarik film bagi saya adalah kemampuannya membuat orang ikut merasakan sebuah cerita. Ada yang pulang sambil tertawa, ada yang masih memikirkan tokohnya setelah beberapa hari. Saya ingin ikut membantu cerita yang kami percaya bisa terwujud dan mendapat kesempatan untuk bertemu penontonnya,” ujar Peter.
Baca juga : Benedictus Siregar Belajar Memaknai Hidup Lewat "Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati"
Dalam memilih proyek, Peter memandang kekuatan cerita, penonton yang ingin dijangkau, dan kesiapan tim sebagai pertimbangan yang saling berkaitan.
Menurutnya, sebuah premis perlu dikembangkan dengan baik agar daya tariknya dapat dirasakan sepanjang film. Pertimbangan tersebut turut membentuk pandangannya terhadap Ghosthing.
Film horor komedi ini mempertemukan Alfian, seorang perias jenazah yang diperankan Baskara Mahendra, dengan Maya, arwah influencer yang diperankan Yasamin Jasem.
Pertemuan mereka membawa Alfian ke dalam upaya mengungkap misteri kematian Maya, diwarnai berbagai situasi yang memadukan ketegangan dan komedi.
“Yang menarik dari Ghosthing adalah pertemuan dua karakter dengan dunia dan kepribadian yang sangat berbeda. Ada ruang untuk membuat penonton penasaran, tegang, sekaligus tertawa. Tantangannya adalah menjaga agar penonton ingin terus mengikuti perjalanan mereka sampai akhir,” kata Peter.
Baca juga : Film Hasut Tawarkan Horor Psikologis, Debut Sutradara Ilya Sigma
Sebagai eksekutif produser, Peter memandang dukungan terhadap produksi juga perlu disertai pemahaman atas kebutuhan tim kreatif.
Ia menekankan pentingnya komunikasi sejak awal mengenai arah proyek dan perencanaan agar gagasan dapat dikembangkan menjadi karya yang utuh.
“Bagi saya, mendukung sebuah film juga berarti memberi kepercayaan kepada orang-orang yang mengerjakannya. Produser, sutradara, pemain, dan kru membawa keahlian masing-masing. Perencanaan yang jelas membantu mereka bekerja dan mengembangkan cerita dengan baik,” jelasnya.
Menjelang penayangan Ghosthing, Peter berharap penonton menikmati dinamika Alfian dan Maya serta keseruan menonton bersama di bioskop.
Ia juga memandang tanggapan penonton sebagai masukan bagi pengembangan karya berikutnya bersama Imperial Pictures.
Baca juga : Film Bapak Paling Jujur Siap Tayang 15 Oktober 2026
“Kepercayaan penonton dibangun dari film ke film. Setiap karya perlu dikerjakan dengan sungguh-sungguh, lalu kami harus mau mendengar responsnya. Pengalaman itulah yang menjadi bekal untuk terus belajar dan menghasilkan karya berikutnya,” tutup Peter.
Film Ghosthing sendiri dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya