Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jennifer Bachdim & 7 Miracle Models Ramaikan JFW 2027 Ajak Perempuan Tampil PeDe
Selasa, 27 Oktober 2026 13:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Usia bukan alasan untuk berhenti berkembang dan mengejar mimpi. Pesan inilah yang dibawa POND’S Age Miracle melalui POND’S Age Miracle Runway di Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, dengan mengajak perempuan Indonesia terus bertransformasi dan percaya diri di setiap fase kehidupan.
Mengusung tema “Transform to Transcend”, peragaan busana ini menampilkan Jennifer Bachdim, Patricia Gouw, serta tujuh perempuan terpilih atau Miracle Models dalam balutan koleksi eksklusif Memento karya kolaborasi Hian Tjen dan Josephine Anni.
Ketujuh model tersebut memiliki rentang usia 30 hingga 70 tahun. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa kesempatan untuk berkarya, mengeksplorasi potensi, dan mencoba hal baru tidak semestinya dibatasi oleh usia.
Beauty & Wellbeing Marketing Demand Creation Skin Care Lead Unilever Indonesia Shakina Dharma mengatakan POND’S Age Miracle ingin mendorong perempuan melakukan transformasi yang bermakna, termasuk melalui perawatan kulit secara konsisten.
“Setiap fase kehidupan adalah kesempatan bagi perempuan untuk terus berkembang dan mengeksplorasi potensi. Melalui Transform to Transcend, kami mengajak perempuan berinvestasi pada cadangan kolagen kulit atau collagen bank sejak dini,” ujar Shakina di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Menurut Shakina, kulit yang terawat diharapkan dapat membantu perempuan merasa lebih percaya diri dalam menjalani berbagai aktivitas dan mengejar aspirasi, tanpa menjadikan usia sebagai batasan.
Baca juga : Jennifer Bachdim, Bangga Anak Berani Naik Pesawat Sendiri
POND’S Age Miracle juga menghadirkan inovasi dengan kandungan Hexyl-Retinol yang diklaim dapat membantu menstimulasi produksi kolagen hingga 800 persen.
Kandungan ini ditujukan untuk membantu menjaga kekencangan dan kekenyalan kulit. Semangat melampaui batas usia turut diwujudkan melalui pencarian Miracle Models 2026.
Program ini diikuti lebih dari 500 perempuan berusia 30–70 tahun dari berbagai daerah di Indonesia yang membagikan kisah transformasi mereka melalui media sosial.
Sebelum mengikuti seleksi, para alumni Miracle Models lebih dulu berbagi pengalaman melalui kegiatan Miracle Model Alumni Gathering dan kampanye digital My Miracle Transformation.
Kisah mereka diharapkan menginspirasi perempuan lain untuk berani mencoba hal baru dan mengejar impian.
Dari ratusan peserta, sebanyak 25 semifinalis mengikuti seleksi langsung yang meliputi talkshow, wawancara, pemotretan, hingga penilaian catwalk.
Baca juga : Doodle Exclusive Baby Care, Pilihan Jennifer Bachdim untuk Rawat Masa Depan
Proses tersebut kemudian menghasilkan tujuh perempuan yang terpilih tampil di panggung JFW 2027. Mereka adalah Sandra Gunawan (70), Yocta Pratrista (36), Loemongga (35), Sheila Kanti Perucha Tejena (30), Tanisa Rizki (44), Niken Paramita Kusuma Wardani (39), dan Yosi Twentiarani (35).
Ketujuhnya juga mengikuti Miracle Models Workshop bersama tim JFW dan para alumni untuk mendapatkan pembekalan sebelum tampil di runway.
Artis Jennifer Bachdim yang turut berjalan di panggung tersebut mengatakan, memasuki usia menjelang 40 tahun justru membuatnya semakin bersemangat mengejar passion dan mencoba pengalaman baru.
Jennifer Bachdim seusai memperagakan busana di POND'S Miracle Runway, di Jakarta, Senin (26/10/2026). (Foto: Merry Apriyani/Rakyat Merdeka/RM.id)
“Menjelang usia 40 tahun, saya justru semakin excited untuk mengejar passion dan mencoba hal-hal baru. Semangat ini harus diiringi dengan konsistensi merawat diri, termasuk kulit wajah, sebagai bentuk investasi agar kita terus percaya diri menghadapi berbagai tantangan,” kata Jennifer.
Baca juga : Ini Inovasi Korset Kehamilan Dan Pasca Melahirkan Andalan Jennifer Bachdim
Baginya, transformasi bukan semata-mata tentang mempertahankan penampilan awet muda, melainkan juga keberanian untuk terus berkembang dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Pesan Transform to Transcend juga diterjemahkan melalui koleksi Memento dari Hian Tjen for Josephine Anni.
Koleksi ini memadukan keahlian craftsmanship couture dengan siluet modern, sentuhan feminin, dan desain yang nyaman dikenakan dalam keseharian.
Terinspirasi dari bunga Calla Lily, koleksi tersebut mengeksplorasi perpaduan karakter lembut dan siluet tegas untuk merepresentasikan perempuan yang anggun sekaligus berdaya.
Hian Tjen dan Josephine Anni mengatakan, setiap busana dirancang dengan perhatian terhadap siluet, potongan, volume, dan detail agar dapat dikenakan kembali serta menjadi bagian dari koleksi yang bertahan melampaui tren.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya