Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jakarta World Cinema 2026 Dibuka, Film Peraih Palme d’Or Jadi Pembuka
Minggu, 1 November 2026 18:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Festival film internasional Jakarta World Cinema (JWC) 2026 resmi dibuka dengan menghadirkan Fjord, film karya sutradara Cristian Mungiu yang meraih penghargaan tertinggi Palme d’Or di Cannes Film Festival 2026.
Kehadiran film tersebut menjadi daya tarik utama pembukaan JWC sekaligus menghadirkan kesempatan bagi penonton Indonesia untuk mengenal lebih dekat proses kreatif di balik karya sinema kelas dunia.
Opening ceremony Jakarta World Cinema 2026 berlangsung di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Acara tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon serta Tudor Vladimir Panduru, Director of Photography (DOP) film Fjord.
Sejumlah nama dari industri hiburan dan perfilman Tanah Air turut hadir, di antaranya Kiki Narendra, Faradina Mufti, Morgan Oey, dan Lala Timonthy.
Pemutaran Fjord menjadi sorotan utama malam pembukaan karena film tersebut berhasil memenangkan Palme d’Or, penghargaan paling bergengsi di Cannes Film Festival 2026.
Kehadiran Tudor Vladimir Panduru juga memberikan kesempatan kepada penonton Indonesia untuk mengenal lebih dekat proses kreatif di balik kekuatan visual film tersebut.
Tudor mengaku senang dapat membawa Fjord ke Jakarta World Cinema 2026. Menurutnya, perjalanan sebuah film tidak berhenti ketika proses produksi selesai, tetapi justru berlanjut saat karya tersebut bertemu dengan penonton.
Baca juga : JWC 2026 Hadirkan 207 Film dari 69 Negara, Dibuka Fjord
“Saya sangat senang bisa hadir di Jakarta dan membawa Fjord ke Jakarta World Cinema. Bagi saya, sebuah film tidak hanya selesai ketika proses produksinya berakhir. Film benar-benar menemukan kehidupannya ketika bertemu dengan penonton. Saya berharap penonton Indonesia dapat menikmati Fjord, merasakan ceritanya, dan mendapatkan pengalaman tersendiri setelah menyaksikannya,” ujar Tudor Vladimir Panduru.
Kesempatan bertemu langsung dengan salah satu sosok di balik film peraih Palme d’Or tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para pengunjung festival.
Direktur KlikFilm sekaligus Executive Director Jakarta World Cinema, Frederica, menyampaikan kebanggaannya karena festival tahun ini dapat menghadirkan Fjord sebagai film pembuka.
Menurutnya, kehadiran film peraih Palme d’Or tersebut, ditambah kedatangan Tudor Vladimir Panduru, menjadi nilai tambah bagi penyelenggaraan Jakarta World Cinema 2026.
“Kami sangat bangga bisa menghadirkan Fjord di Jakarta World Cinema 2026, terlebih film ini merupakan peraih Palme d’Or Cannes Film Festival 2026. Kehadiran Tudor Vladimir Panduru secara langsung juga menjadi pengalaman yang sangat istimewa bagi kami dan penonton Indonesia. Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan film-film terbaik dari berbagai negara sekaligus mengenal lebih dekat para sineas yang berada di balik karya-karya luar biasa tersebut,” ujar Frederica.
Frederica berharap, Jakarta World Cinema dapat terus berkembang sebagai ruang pertemuan antara pembuat film dan penonton.
Festival ini juga diharapkan menjadi sarana untuk mengenalkan keberagaman budaya serta berbagai sudut pandang kehidupan melalui karya sinema.
“Bagi kami, JWC bukan hanya festival untuk menonton film. Ini adalah kesempatan untuk membuka wawasan, mengenal budaya lain, dan melihat berbagai persoalan kehidupan melalui perspektif yang berbeda. Kami berharap penonton Indonesia bisa mendapatkan pengalaman yang berkesan dari setiap film yang ditayangkan di JWC tahun ini,” tambahnya.
Baca juga : BSI International Expo 2026 Resmi Dibuka, Dorong UMKM Jadi Local Champion
Disutradarai Cristian Mungiu, Fjord berhasil mencuri perhatian dunia setelah meraih Palme d’Or Cannes Film Festival 2026.
Film tersebut juga membawa pulang sejumlah penghargaan lain, yakni FIPRESCI Prize, Ecumenical Jury Prize, François Chalais Prize, dan Citizenship Prize.
Film yang dibintangi Sebastian Stan dan Renate Reinsve ini mengangkat kisah pasangan suami istri asal Rumania-Norwegia, Mihai dan Lisbet Gheorghiu.
Keduanya merupakan pasangan religius yang memutuskan pindah bersama kelima anak mereka dari Rumania ke sebuah desa kecil di Norwegia.
Pada awalnya, kehidupan keluarga Gheorghiu berjalan harmonis. Mereka bahkan menjalin hubungan baik dengan keluarga tetangga bernama Halberg.
Namun, suasana berubah setelah Elia, salah satu anak mereka, datang ke sekolah dengan sejumlah luka memar di tubuhnya.
Kondisi tersebut memunculkan kecurigaan sekaligus pertanyaan mengenai pola pengasuhan yang diterapkan keluarga Gheorghiu.
Perbedaan pandangan mengenai agama, pendidikan, kebebasan, dan perlindungan anak kemudian berkembang menjadi konflik yang semakin rumit.
Baca juga : Sampai Ke Seberang Juara Kontes Film Pendek Bina Marga DKI 2026
Melalui drama keluarga tersebut, Fjord mengajak penonton mempertanyakan batas antara keyakinan, kebebasan individu, dan tanggung jawab sosial.
Pembukaan JWC 2026 menandai dimulainya rangkaian festival selama sepekan dengan menghadirkan film-film pilihan dari berbagai negara.
Jakarta World Cinema 2026 berlangsung secara luring di CGV Grand Indonesia mulai 31 Oktober hingga 7 November 2026.
Sementara itu, penonton yang ingin menikmati pilihan film festival secara daring dapat mengaksesnya melalui platform KlikFilm hingga 21 November 2026.
Dengan menghadirkan karya-karya yang mendapat pengakuan internasional, Jakarta World Cinema 2026 diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati keberagaman sinema dunia sekaligus memperluas apresiasi terhadap industri perfilman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya