Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Inggris Vs Spanyol, Kenangan Final Euro 2024
- Jelang GP Azerbaijan, McLaren Rombak MCL40
- Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman, Kemenimipas Investigasi Lapas Cibinong
- ASDP Hadir Dalam Duka Sampaikan Tali Kasih Bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu I
- Safrizal Dorong Penguatan NTPD 112: Bukan Sekadar Nomor, Tapi Kecepatan Respons
Standar Layanan Waktu Tunggu Belum Terpenuhi
Bus Stop Perlu Beratap Dan Fasilitas Untuk Duduk
Minggu, 7 September 2025 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Masyarakat mengeluhkan bus stop, tempat menunggu angkutan umum, minim fasilitas. Tidak ada atap dan tempat duduk. Mereka berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan fasilitas layaknya halte sehingga calon penumpang tidak kepanasan dan kehujanan.
Fasilitas di bus stop hanya plang sebagai tanda tempat menunggu angkutan.
Keluhan terhadap minimnya fasilitas di bus stop pernah kami tampilkan dalam rubrik “Curhat” halaman ini.
Baca juga : Italia Bak Badak Seperti Gattuso
Menindaklanjuti suara masyarakat itu, Rakyat Merdeka menyusuri Jalan KH Guru Amin, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (3/9/2025), sekitar pukul 16.30 WIB.
Di KM 18 jalan yang dahulu bernama Jalan Pasar Minggu Raya ini, tepatnya depan warung Siomay Prijaji, tampak plang bus stop setinggi tiga meter.
Pada bagian atas, ada plat besi warna biru-putih dengan gambar bus dan tulisan “Stop” berkelir hitam. Di bawahnya, ada plat besi berwarna putih bertuliskan “Rute”.
Baca juga : Final US Open: Sinner Vs Alcaraz, Perebutan Tahta Petenis No.1 Dunia
Di situ tertulis Rute JAK94, Jalan Kemuning Dalam 1-Terminal Pasar Minggu. Ya, itu saja, tidak ada atap atau tempat duduk di bus stop tersebut.
Pantauan Rakyat Merdeka, dari titik ini hingga 700 meter ke arah Stasiun Pasar Minggu, terdapat empat titik plang bus stop. Kondisinya sama, cuma plang. Bahkan, ada dua plang yang tiangnya berhimpitan dengan tiang listrik dan tiang provider internet.
Sedangkan plang bus stop di depan Yayasan Bunga Kemboja, tampilannya lumayan, meski trotoarnya tidak rata dan ada lubang menganga.
Baca juga : Tunjangan-tunjangan Dipangkas, Gaji Anggota DPR Rp 65,5 Juta/Bulan
Di sini ada dua plang bus stop, untuk Patas AC dan Mikrotrans Transjakarta. Yakni, 4B Metrotrans dengan rute Stasiun Manggarai-Universitas Indonesia (UI), dan 9D dengan rute Pasar Minggu-Tanah Abang.
Namun, karena tidak menyatu dengan bangunan atau warung, bus stop ini sangat terbuka atau melompong. Para penumpang biasa menunggu di warung, beberapa langkah dari plang bus stop. Begitu bus terlihat, mereka bergegas ke plang bus stop.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya