Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 9 AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Tinggal Tentukan Rais Aam dan Ketum PBNU
- Gempa Susulan Flores Nyaris 10.000, BNPB: Aktivitas Mulai Menurun
- MU Hajar Ipswich, Chelsea Menang Dramatis
- Inter Menang Tipis, Como Permalukan Napoli
- Profil 9 AHWA Muktamar NU Ke-35 (4): KH Miftachul Akhyar, Sang Pewaris Ilmu
Jelang 500 Tahun Jakarta, Rano Karno Ajak Pemuda Garap Sejarah Lewat Teater
Senin, 31 Agustus 2026 08:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong generasi muda menjadikan seni dan budaya sebagai ruang ekspresi serta pembentukan karakter. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat menghadiri pementasan drama musikal tari Putri Lopian "Bunga Belantara Dairi" karya Sekolah Seni Yonif (SSY) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2026).
Rano mengapresiasi keberanian para pemeran muda yang menggarap kisah pahlawan nasional. Menurutnya, proses latihan, kedisiplinan, dan kerja sama tim dalam memproyeksikan tokoh sejarah menjadi poin utama pembentukan sumber daya manusia yang kreatif dan berkarakter menuju Jakarta Kota Global.
Baca juga : Pemprov DKI Kirim Tenaga Kesehatan ke NTT hingga Galang Bantuan Rp 3,8 MiliarĀ
Menyambut perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027 mendatang, Rano menantang para sutradara muda dan sanggar seni lokal untuk mengangkat peristiwa sejarah ibu kota ke panggung teater.
"Saya memberikan tantangan kepada sutradara muda dan sanggar ini untuk membuat teater bertema 500 tahun Jakarta pada 2027 dengan menggali berbagai peristiwa sejarah penting, seperti peristiwa tahun 1740 (Geger Pecinan). Kami akan membantu pembiayaannya dan pementasan ini akan kita gelar kembali di panggung TIM," ujar Rano.
Baca juga : Wagub Rano Pastikan Data Perpajakan Tidak Rusak Akibat Kebakaran Gedung Bapenda
Guna mendukung ruang kolaborasi tersebut, Pemprov DKI berencana mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas TIM yang belum maksimal, termasuk penyediaan ruang latihan sanggar seni dan fasilitas bioskop pertunjukan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Diskominfotik DKI Jakarta sekaligus Kepala Sekolah Seni Yonif, Marulina Dewi, menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kecakapan hidup generasi muda secara gratis. Pembinaan seni tari, teater, dan vokal difokuskan untuk menanamkan nilai keberanian serta pengorbanan, sekaligus mempersiapkan kontribusi aktif generasi muda menjelang usia setengah milenium Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya