Dark/Light Mode

Rano Karno Ajak Pindah Ke Rusun

Rumah Korban Kebakaran Di Kemayoran Hancur Lebur

Minggu, 7 Juni 2026 06:25 WIB
Rumah-rumah yang ludes dalam kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Foto: Putu Wahyu Rama/rm.id)
Rumah-rumah yang ludes dalam kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Foto: Putu Wahyu Rama/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kondisi rumah korban kebakaran di permukiman padat penduduk, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, hancur lebur. Meski begitu, masih ada yang enggan pindah ke rumah susun (rusun) yang ditawarkan Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno karena sudah betah tinggal di lokasi tersebut.

Kebakaran hebat di lokasi tersebut terjadi pada Senin (1/6/2026) malam. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, sekitar 304 rumah rusak. Banyak bagian rumah dan barang korban yang sudah menjadi arang, bahkan debu. 

Salah satu yang rumah korban rusak akibat kebakaran ini, adalah Suyadi, Ketua Rukun Tetangga (RT) 12/Rukun Warga (RW) 04, Kelurahan Kebon Kosong. 

Baca juga : Nobar Piala Dunia Bisa Di Kantor

“Semoga Pemerintah membantu memperbaiki rumah-rumah yang terbakar di sini,” tutur Suyadi, mewakili suara warganya, saat diwawancarai Videografer Rakyat Merdeka di depan rumahnya yang rusak, Selasa (2/6/2026) pagi. 

Untuk membantu korban, Wagub DKI Jakarta Rano Karno mengajak warga Kebon Kosong untuk mempertimbangkan pindah ke rusun yang dikelola Pemprov DKI. 

Rano pun menyinggung status sebagian permukiman warga yang berdiri di atas lahan milik Sekretariat Negara (Setneg). “Ini sejarah panjang. Mudah-mudahan bisa segera kita selesaikan,” katanya, usai meninjau lokasi kebakaran. 

Baca juga : Polemik Aturan Baru F1, Verstappen Dukung FIA Ambil Keputusan

Rano memahami, sebagian warga memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan lingkungan mereka saat ini sehingga enggan dengan tawarannya. 

“Tadi, saya ngomong dengan beberapa warga, tidak mau coba di rumah susun? Mereka menjawab, aduh Bang, kami lahir di sini. Ari-ari kami ditanam di sini,” cerita Rano. 

Pernyataan warga tersebut, menurut Rano, menunjukkan ikatan sejarah dan kedekatan sosial, menjadi salah satu alasan mengapa sebagian masyarakat masih enggan meninggalkan Kebon Kosong, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan dan risiko lingkungan. 

Baca juga : Sama Iran Masih Perang, Trump Damaikan Rusia Vs Ukraina

Kebakaran besar yang melanda permukiman warga di Jalan Kemayoran Gempol, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam, menghanguskan sedikitnya 304 rumah. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.