Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Gandeng LPDP Pusat untuk Seleksi Penerima LPDP Jakarta 2026
Kamis, 17 September 2026 16:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program LPDP Jakarta akan mulai dijalankan pada 2027. Untuk memastikan proses seleksi berlangsung profesional dan mencegah praktik titip-menitip, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggandeng LPDP Pusat dalam proses penentuan penerima program.
“Hal yang berkaitan dengan LPDP, memang betul minggu lalu saya sudah menandatangani Pergub. Yang diatur ada dua secara detail," kata Pramono saat ditemui seusai menghadiri peresmian Gedung PMI DKI Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Pramono menjelaskan, Pergub tersebut tidak hanya mengatur mengenai LPDP Jakarta, tetapi juga mengatur keberlanjutan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Baca juga : Pramono Bakal Naikkan Tarif Tiket Ragunan 2,5 Kali Lipat Lebih Mahal
“Pertama adalah KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul). Karena ada perubahan Badan Pusat Statistik tentang desil, supaya mahasiswa yang sudah menerima KJMU tetap mendapatkan jaminan, maka baru kali ini dalam Pergub diatur dua tahap," jelasnya.
Pramono mengatakan mahasiswa penerima KJMU yang tidak mengalami persoalan dalam verifikasi akan tetap mendapatkan bantuan. Sementara mahasiswa yang mengalami perubahan desil atau ditemukan kondisi yang perlu diperiksa kembali akan melalui proses pengecekan.
“Yang tidak bermasalah semuanya langsung tetap diperpanjang diberikan KJMU. Kemudian ada yang bermasalah karena desilnya mengalami perubahan dan ternyata yang bersangkutan anaknya ASN, atau punya mobil, PBB-nya lebih dari 2 miliar untuk rumahnya, yang seperti-seperti itu maka dilakukan pengecekan kembali. Maka ada dua tahap," ujar Pramono.
Baca juga : Garis Politik Bisa Beda, Tapi Tetap Kerja Sama
Setelah menjelaskan mekanisme KJMU, Pramono menyampaikan bahwa Pergub tersebut juga menjadi dasar pengaturan program LPDP Jakarta. Program ini direncanakan mulai berjalan pada 2027 dengan jumlah penerima pada tahap awal sekitar 50 hingga 75 orang.
“Supaya ini tidak kemudian menjadi tempat untuk orang berebut menitipkan LPDP Jakarta, maka kami bekerja sama dengan LPDP Pusat untuk proses penentuannya," katanya.
Meski proses seleksi akan melibatkan LPDP pusat, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta tetap akan memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Jakarta.
Baca juga : Prabowo Segera Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Jakarta Jadi Titik Awal
“Walaupun orang yang diberangkatkan kami akan lebih mengutamakan masyarakat Jakarta dari keluarga yang tidak mampu tetapi mempunyai kemampuan akademik yang baik. Dan itu sudah diatur di dalam Pergub itu," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya