Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat, kendaraan yang meninggalkan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai 1,7 juta kendaraan.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengungkapkan, angka tersebut naik 9,5 persen dibandingkan Lebaran tahun 2019 lalu terpantau menuju arah Timur (Transjawa dan Bandung), Barat (Merak), dan Selatan (Puncak).
Baca juga : Jasa Marga Catat 763.864 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Lewat Bandara Soetta
"Sedangkan, jika dibandingkan dengan lalu lintas normal pada periode November 2021 yang merupakan lalu lintas tertinggi saat pandemi, 1,7 juta kendaraan yang melintas di periode mudik tahun ini naik 18,6 persen," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/5).
Dari distribusi lalu lintas, tujuan favorit menuju arah Timur via Tol Transjawa yang memegang 53,8 persen dari total pemudik. Sementara itu 27,6 persen menuju Merak dan 18,7 persen menuju Puncak.
Baca juga : Pecahkan Rekor! H-3 Lebaran, 105.016 Kendaraan Lewati Tol
Heru mengimbau masyarakat yang saat ini sudah berada di kampung halaman untuk segera mengatur waktu perjalanan pulang ke wilayah Jabodetabek. Menurutnya, arus balik hanya memiliki hari yang pendek dibandingkan dengan arus mudik.
"Jika semua orang merencanakan pulang di akhir libur panjang, seperti tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022, maka peningkatan lalu lintas serentak secara bersama-sama ini harus diantisipasi oleh pengguna jalan," tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya