Dark/Light Mode

Tari Kolosal 1.000 Topeng Bakal Jadi Event Tahunan Di Sumenep

Rabu, 5 November 2025 12:02 WIB
Seribu penari topeng tampil memukau di pusat Kota Sumenep. Pertunjukan megah ini resmi ditetapkan sebagai event tahunan mulai 2026. (Dok. Pemkab Sumenep)
Seribu penari topeng tampil memukau di pusat Kota Sumenep. Pertunjukan megah ini resmi ditetapkan sebagai event tahunan mulai 2026. (Dok. Pemkab Sumenep)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan akan menjadikan pertunjukan Tari Kolosal 1.000 Topeng sebagai event tahunan mulai tahun 2026. Pagelaran yang baru saja digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756 itu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat dan wisatawan, sehingga ditetapkan masuk dalam 110 Kalender Event Wisata Sumenep 2026.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa pertunjukan Tari 1.000 Topeng bukan hanya sebuah tontonan budaya, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur dan jati diri masyarakat Sumenep.

“Kami ingin budaya menjadi nafas pembangunan daerah. Tari 1.000 Topeng bukan sekadar hiburan, tetapi wujud pelestarian nilai-nilai luhur yang telah menjadi identitas Sumenep selama berabad-abad,” kata Bupati Fauzi kepada wartawan, Rabu (5/11/2025).

Baca juga : Narkoba Jadi Ancaman Besar Masa Depan Kita

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tari kolosal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Sumenep memiliki semangat tinggi dalam menjaga dan mengembangkan seni tradisional. Antusiasme masyarakat yang memenuhi area pusat kota saat pertunjukan berlangsung menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk mengangkatnya sebagai agenda rutin.

“Respons masyarakat sangat positif. Karena itu, tahun depan kami akan menjadikan Tari 1.000 Topeng sebagai event tahunan, sejajar dengan Festival Musik Tong-Tong yang sudah lebih dulu dikenal secara nasional,” tambahnya.

Bupati Fauzi menegaskan, komitmen Pemkab Sumenep untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya semakin nyata. Dengan memasukkan Tari 1.000 Topeng ke dalam 110 kalender event wisata tahun 2026, pemerintah berharap kegiatan ini mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberi ruang bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif di Sumenep.

Baca juga : Pramono Sulap Kolong Tol Jembatan Jadi Fasilitas Publik Taman Si Pitung

“Kita ingin agar budaya Sumenep tidak hanya lestari, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Tari 1.000 Topeng adalah wujud kolaborasi antara pelestarian dan pemberdayaan,” kata Bupati.

Pagelaran Tari 1.000 Topeng sendiri menampilkan seribu penari dari berbagai kecamatan di Sumenep dengan mengenakan topeng beragam warna dan karakter. Dipadukan dengan iringan musik tradisional dan tata cahaya spektakuler, pertunjukan tersebut berhasil memukau ribuan penonton.

Ke depan, Pemkab Sumenep berencana mengemas event ini dengan konsep lebih terbuka agar Tari 1.000 Topeng dapat menjadi ikon baru pariwisata Madura bagian timur, sekaligus memperkuat posisi Sumenep sebagai Kota Budaya di Jawa Timur.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.