Dark/Light Mode

Calon Gubernur BI Masih Digodok, Istana Belum Kirim Surpres ke DPR

Jumat, 7 Agustus 2026 17:37 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Foto: Umam/RM)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Foto: Umam/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah masih memproses penetapan calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menerangkan, hingga saat ini, Istana belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) pengajuan calon Gubernur BI kepada DPR.

"Sampai hari ini juga belum ada Surpres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR. Karena, (penetapan calon Gubernur BI) masih sedang proses," kata Prasetyo, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Baca juga : Mensesneg: 128.331 Warga Dari 36 Provinsi dan 14 Negara Ikut War Ticket HUT RI

Ia menjelaskan, Prabowo sedang melakukan belanja masalah BI sebelum menunjuk kandidat definitif. Namun, kandidatnya belum mengurucut. Makanya, belum ada keputusan nama calon.

"Nanti pada waktunya, sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur, mengajukan ke DPR mengenai calon Gubernur BI definitif," terang Prasetyo.

Baca juga : Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset Pangan hingga Energi

Belakang, nama Destry Damayanti yang saat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, ramai dibicarakan sebagai calon kuat Gubernur BI. Namun, Prasetyo enggan menanggapi. Ia menegaskan, belum ada nama yang secara resmi diajukan kepada DPR.

"Belum, kan belum ada pengajuan. Kalau posisi hari ini, Beliau (Destry) adalah Pejabat Gubernur Sementara yang memang diatur mekanismenya di Undang-Undang Bank Indonesia," jelasnya.

Baca juga : INDEF: Pengganti Perry Warjiyo Harus Jaga Independensi BI

Ia mengakui, nama Destry ramai dibicarakan sebagai salah satu kandidat kuat calon Gubernur BI. Namun, lagi-lagi Prasetyo enggan berkomentar.

"Bahwa apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas, yang bisa kami sampaikan itu sudah pasti sebagai Pejabat Gubernur Sementara itu," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.