Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Marc Klok Cs Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Manila Digger
- Lautaro Martinez Tak Dijual, Barcelona Gigit Jari
- Guru Besar UGM: Penanganan Karhutla Jangan Hanya Hebat Saat Api Sudah Menyala
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Anis Matta: Kemerdekaan Adalah Tentang Menjadi Pelaku Sejarah
Senin, 17 Agustus 2026 16:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum merefleksikan perjalanan bangsa sekaligus menyiapkan arah masa depan.
Menurut Anis, kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan tentang bagaimana bangsa Indonesia menjadi pelaku sejarah yang mampu menentukan masa depannya sendiri.
Ia mengatakan, kondisi Indonesia saat ini, baik keberhasilan maupun tantangan yang masih dihadapi, merupakan hasil capaian kolektif lintas generasi.
Baca juga : Hadir Di Lokasi Gempa Flores, Dirut Pertamina Salurkan Bantuan & Pimpin Upacara
Capaian bangsa, kata dia, tidak hanya diukur dari angka pembangunan, tetapi juga kemampuan membangun model sosial dan politik yang menjadi identitas nasional.
“Yang paling indah yang telah kita capai bersama adalah bahwa kita bisa menggabungkan hal-hal yang di tempat lain tidak bisa digabungkan sekaligus. Kita bisa menggabungkan agama, demokrasi, dan kemakmuran,” kata Anis dalam pesan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, tidak banyak negara yang mampu memadukan ketiga unsur tersebut dalam kehidupan kolektif. Karena itu, semangat menjadi pelaku sejarah harus terus dijaga dengan visi jauh ke depan, peta jalan yang jelas, serta energi yang lahir dari cita-cita bersama.
Baca juga : HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ini 8 Kontribusi Nyata BRI Untuk Negeri
Ketua DPW Partai Gelora Riau Iskandar menilai pesan Anis relevan dengan tantangan Indonesia saat ini. Kemerdekaan, kata dia, harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama untuk melanjutkan pembangunan dan menjaga capaian yang telah diraih selama lebih dari delapan dekade.
“Pesan Pak Anis mengingatkan kita bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan yang dirayakan setiap tahun, tetapi tanggung jawab yang harus diisi dengan karya dan kontribusi nyata. Anak-anak muda harus melihat dirinya sebagai pelaku sejarah, bukan sekadar penonton,” ujar Iskandar kepada wartawan, Senin (17/8/2026).
Ia menambahkan, semangat menjadi pelaku sejarah harus berjalan beriringan dengan kebersamaan. Kedua nilai tersebut dinilai menjadi modal penting agar Indonesia mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus memberikan kontribusi lebih besar bagi peradaban dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya