Dark/Light Mode

Waspada Provokasi, Elemen Masyarakat Serukan Jakarta Tetap Aman & Kondusif

Rabu, 26 Agustus 2026 17:17 WIB
Ilustrasi Jakarta aman dan kondusif. Dok. Berita Jakarta.
Ilustrasi Jakarta aman dan kondusif. Dok. Berita Jakarta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah elemen masyarakat menyerukan pentingnya menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif menjelang 27 Agustus 2026. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hoaks, provokasi, maupun ajakan konfrontatif yang berpotensi menggeser penyampaian aspirasi menjadi tindakan yang merugikan masyarakat.

Ketua Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) sekaligus Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, mengatakan menjaga keamanan Jakarta bukan berarti membatasi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Menurut Fahira, kebebasan menyampaikan aspirasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga persatuan, fasilitas publik, dan keamanan warga.

“Jakarta adalah rumah kita bersama, sehingga harus kita rawat dengan kepedulian, persaudaraan, dan cara-cara yang damai,” ujar Fahira dalam siaran pers yang diterima, Rabu (26/8/2026).

Baca juga : Fahira Idris Beberkan 6 Urgensi RUU Perampasan Aset

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Bang Japar bersama berbagai elemen masyarakat dalam Apel Siaga Jaga Jakarta pada 27 Agustus 2026. Fahira menegaskan kegiatan tersebut bukan mobilisasi untuk berhadapan dengan kelompok tertentu. Menurutnya, apel merupakan bagian dari ikhtiar masyarakat memperkuat semangat gotong royong sekaligus menjaga ruang demokrasi tetap sehat.

Pesan serupa disampaikan Juru Bicara Aliansi Masyarakat Jakarta, Novran Andri Gunawan. Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi, potongan video, maupun seruan di media sosial yang tidak diketahui sumber dan konteksnya.

“Jakarta adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan provokator menghancurkan Kota Jakarta yang kita cintai,” kata Novran.

Ia mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak mudah terpengaruh informasi maupun ajakan yang belum jelas kebenarannya.

Baca juga : Bang Japar Teguhkan Komitmen Jaga Jakarta, Ajak Warga Tak Mudah Terprovokasi

“Kami dari Aliansi Masyarakat Jakarta mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga Kota Jakarta agar tetap kondusif, tertib, aman dan damai,” serunya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin dalam sistem demokrasi.

Namun, menurut Pramono, kebebasan tersebut harus tetap dilakukan dengan tertib dan tidak disertai perusakan fasilitas publik, tindakan anarkis, maupun perbuatan yang mengganggu keamanan masyarakat.

“Demo itu dijamin oleh demokrasi dan kami mempersilakan mau demo tanggal 26, 27, monggo saja. Jakarta menjadi aman, nyaman kalau kita semua bisa menjaga dengan baik,” kata Pramono.

Baca juga : Bang Japar Ajak Masyarakat Jaga Demokrasi, Jangan Mudah Terprovokasi

Sejumlah elemen masyarakat berharap 27 Agustus 2026 dapat menjadi momentum untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Aspirasi tetap dapat disampaikan, tetapi keamanan warga, fasilitas publik, persatuan, dan ketertiban Jakarta juga harus menjadi tanggung jawab bersama.

Pengalaman kerusuhan pada Agustus tahun sebelumnya yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas dinilai dapat menjadi pelajaran. Perbedaan pandangan dan aspirasi diharapkan tetap disalurkan melalui cara-cara damai tanpa menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun fasilitas umum.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.