Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 9 AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Tinggal Tentukan Rais Aam dan Ketum PBNU
- Gempa Susulan Flores Nyaris 10.000, BNPB: Aktivitas Mulai Menurun
- MU Hajar Ipswich, Chelsea Menang Dramatis
- Inter Menang Tipis, Como Permalukan Napoli
- Profil 9 AHWA Muktamar NU Ke-35 (4): KH Miftachul Akhyar, Sang Pewaris Ilmu
Resmi Demisioner, Kiai Miftah Harap PBNU Periode 2021-2026 Husnul Khatimah
Minggu, 30 Agustus 2026 22:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021-2026 resmi dinyatakan demisioner. Pernyataan itu disampaikan KH Miftachul Akhyar pada sidang pleno V dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU, di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8/2026).
Kiai Miftah berharap, seluruh masa khidmah kepengurusan PBNU periode 2022-2027 dapat berakhir dengan baik setelah menjalankan amanah organisasi. "Semoga masa khidmah kami semuanya sampai detik malam ini betul-betul menjadi sebuah amanah khidmah yang husnul khatimah,” kata Kiai Miftah, seperti dimuat di laman NU Online.
Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama menjalankan kepengurusan. Ia merasa, masih terdapat sejumlah hal yang belum dapat disempurnakan selama masa khidmah tersebut.
Baca juga : Profil 9 AHWA Muktamar NU Ke-35 (4): KH Miftachul Akhyar, Sang Pewaris Ilmu
“Semua kesalahan, kealpaan, kekurangan, dan semuanya apa yang belum bisa kita sempurnakan, kami mohon maaf atas keterbatasan ini,” ujarnya.
Kiai Miftah mengatakan, kepengurusan PBNU 2022-2027 selanjutnya menyerahkan kembali mandat organisasi kepada para Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan pihak yang memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan di Muktamar ke-35.
“Malam ini, dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, pengurus PBNU masa khidmah 2021-2026 kami serahkan kembali kepada para PW dan pemegang keputusan dan kami nyatakan demisioner,” kata dia.
Baca juga : Besok Pagi, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar Ke-35 NU
Ia lalu menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama kepengurusan berjalan. Dukungan tersebut membantu jajaran PBNU menjalankan tugas dan amanah organisasi. Menutup pernyataannya, Kiai Miftah berharap seluruh dukungan dan kerja sama yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT. Ia kembali meminta maaf kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama atas kekurangan selama kepengurusan.
"Semoga Allah membalas dengan balasan berlipat-lipat ganda. Mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Kiai Miftah.
Di tempat yang sama, Ketua Umum PBNU (demisioner) KH Yahya Cholil Tsaquf atau Gus Yahya juga berharap kepengurusan PBNU berikutnya dapat melanjutkan khidmah organisasi dengan lebih baik. Ia menyerahkan kelanjutan kepemimpinan NU kepada forum muktamar yang tengah berlangsung.
Baca juga : 9 AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Tinggal Tentukan Rais Aam dan Ketum PBNU
"Semoga PBNU masa khidmah yang akan datang adalah PBNU yang lebih baik dari sebelumnya," kata dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya