Dark/Light Mode

Nikah Massal PBA UNPAD, Bamsoet: Hadirkan Kepedulian Sosial & Gerakkan Ekonomi Alumni

Senin, 21 September 2026 13:17 WIB
Acara Nikah Bersama PBA UNPAD, di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/9/2026). (Foto: Dok. PBA)
Acara Nikah Bersama PBA UNPAD, di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/9/2026). (Foto: Dok. PBA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) Universitas Padjadjaran (Unpad), Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengapresiasi PBA menyelenggarakan program Nikah Bersama, di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/9/2026). Tahun ini, Nikah Bersama PBA Unpad memasuki penyelenggaraan keenam sejak pertama kali digelar pada 2021.

"Enam kali penyelenggaraan Nikah Bersama menunjukkan bahwa kegiatan ini sudah berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan," ujar Bamsoet, di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Ketua MPR ke-15 menilai, program ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, terutama keluarga kurang mampu yang membutuhkan fasilitasi untuk melangsungkan pernikahan secara sah menurut agama sekaligus memperoleh kepastian hukum melalui pencatatan perkawinan. Pada penyelenggaraan keenam ini, PBA memfasilitasi 14 pasangan calon pengantin. Secara kumulatif, hingga tahun ini, PBA telah membantu 50 pasangan melalui program tersebut.

Baca juga : Keseruan Jatinangor Music Fest 2026 Makin Lengkap Bareng BNI

"Ketika 14 pasangan dari keluarga kurang mampu dapat melangsungkan pernikahan secara sah menurut agama dan ketentuan negara, yang kita bantu sesungguhnya adalah membuka jalan bagi lahirnya keluarga-keluarga baru yang memiliki kepastian hukum dan sosial. Ini bentuk gotong royong yang sangat nyata dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambah Bamsoet.

Ketua DPR ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menilai, fasilitasi perkawinan bagi keluarga kurang mampu memiliki dimensi sosial dan hukum yang penting. Perkawinan yang tercatat memberikan kepastian administrasi bagi pasangan dan keluarga, termasuk dalam berbagai urusan kependudukan serta perlindungan hak-hak hukum yang berkaitan dengan keluarga.

Karena itu, lanjutnya, kegiatan sosial semacam Nikah Bersama mempunyai nilai sosial yang tinggi ketika dijalankan secara konsisten dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Membantu pasangan dari keluarga kurang mampu memasuki kehidupan rumah tangga dengan pernikahan yang sah juga merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong yang sangat nyata dari masyarakat.

Baca juga : BNI & Unpad Perkuat Kemitraan Strategis Dorong Ekosistem Pendidikan yang Adaptif

"Ada aspek kemanusiaan, sosial, agama, sekaligus kepastian hukum di dalamnya. Karena itu, saya berharap program Nikah Bersama PBA terus dipertahankan dan bila memungkinkan cakupannya diperluas agar semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaatnya.” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini juga mengapresiasi konsep kegiatan PBA yang menggabungkan kepedulian sosial dengan pemberdayaan ekonomi. Rangkaian kegiatan tahun ini turut menghadirkan Bazar atau Ekshibisi UMKM Alumni yang melibatkan 44 pelaku usaha dari berbagai bidang, mulai fashion, kerajinan tangan, kuliner hingga bidang usaha lainnya.

Perhatian terhadap UMKM ini sangat relevan dengan struktur perekonomian Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2026 menyebut UMKM berkontribusi sekitar 61 persen terhadap PDB, menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja, mencakup sekitar 60 persen investasi nasional, serta menyumbang sekitar 16 persen ekspor nonmigas. Pemerintah juga mencatat jumlah UMKM lebih dari 64 juta unit usaha.

Baca juga : Bamsoet Dukung Perburuan Hama Babi Hutan untuk Lindungi Lahan Petani

Ia menambahkan, penyelenggaraan Nikah Bersama yang dirangkaikan dengan bazar UMKM menunjukkan bahwa kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan. Keluarga yang dibantu untuk memulai kehidupan baru bertemu dengan para pelaku usaha yang sedang berjuang membangun kehidupan ekonominya.

"Inilah makna jejaring alumni yang sesungguhnya, yaitu menjadi kekuatan sosial sekaligus kekuatan ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.