Dark/Light Mode

Di RSIS NTU, Ibas Tekankan Kebijakan Jangka Panjang dan Kolaborasi ASEAN

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:13 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri diskusi strategis di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura, Rabu (7/10/2026). (Foto: Ist)
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri diskusi strategis di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura, Rabu (7/10/2026). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka -

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya kepemimpinan berdekade visi, keberlanjutan kebijakan, dan kolaborasi ketat antara Indonesia, Singapura, serta negara-negara ASEAN. Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi strategis di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura, Rabu (7/10/2026).

Ibas menegaskan bahwa tantangan geopolitik dan pertumbuhan ekonomi kawasan tidak dapat dihadapi secara sepihak oleh satu negara. Oleh karena itu, penguatan kemitraan regional di berbagai sektor seperti investasi, perdagangan, energi bersih, dan ketahanan pangan menjadi syarat mutlak untuk menjaga stabilitas serta daya saing ASEAN di kancah global.

“Indonesia tidak bisa membangun masa depannya sendirian. Kita membutuhkan kerja sama dengan Singapura dan negara-negara ASEAN lainnya untuk memperkuat ketahanan kawasan, membuka peluang ekonomi, dan menjawab tantangan yang semakin kompleks. Kita harus bergerak maju bersama,” ujar Ibas dalam forum yang dihadiri pimpinan dan peneliti RSIS tersebut.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus dibarengi dengan pemerataan, penciptaan lapangan kerja, serta disiplin fiskal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, keberlanjutan arah kebijakan negara tetap harus terjaga meski terjadi pergantian kepemimpinan nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.