Dark/Light Mode

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Cetak Sejarah

Rabu, 7 Oktober 2026 08:24 WIB
Timnas Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: Qori/RM)
Timnas Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: Qori/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timnas sepak bola Indonesia akhirnya cetak sejarah menjadi raja Asia Tenggara. Skuad Garuda menutup penantian 35 tahun dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 usai menggulingkan Thailand pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/20/2026) malam.

Bertanding dalam laga final yang berlangsung sengit, Indonesia tampil agresif sejak menit awal. Sementara Thailand lebih banyak mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan Garuda.

Indonesia beberapa kali menciptakan peluang, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol. Thailand pun sesekali mengancam lewat serangan cepat.

Pertandingan semakin panas setelah Thailand harus bermain dengan 10 pemain. Nicholas Mickelson diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-80 dan harus meninggalkan lapangan.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia. Pada menit ke-84, Dean James mencetak gol melalui tendangan bebas untuk membawa Garuda unggul 1-0.

Namun, Thailand tidak menyerah. Hanya tiga menit berselang, Iklas Sanron menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. 

Baca juga : Prabowo: 2 Tahun Ini, Saya Berkali-kali Mau Disogok

Drama berlanjut ke babak tambahan waktu. Indonesia yang diuntungkan dengan jumlah pemain, terus membombardir pertahanan Thailand. Berbagai peluang tercipta, tapi tak satupun berbuah gol.

Sebaliknya, Thailand malah berbalik unggul melalui Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111. Namun, Rizki Ridho cs tak putus harapan. Empat menit sebelum pertandingan berakhir, Elkan Baggott mencetak gol usai memanfaatkan bola muntahan dari kiper Thailand. Skor 2-2 bertahan hingga 120 menit. Juara akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Indonesia tampil sempurna. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugas sebagai algojo.Sebaliknya, dua penendang Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal menjalankan tugasnya. Satu tendangan membentur tiang gawang, satu lagi berhasil digagalkan Kiper Garuda Emil Audero. 

Elkan Baggott menjadi salah satu pemain yang paling disorot dalam kemenangan bersejarah tersebut. Selain mencetak gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu, bek Timnas Indonesia itu juga sukses mengeksekusi penalti.

Elkan menyebut keberhasilan tersebut sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk membuktikan diri sebagai raja sepak bola Asia Tenggara. “Raja Asia Tenggara,” kata Elkan, menggambarkan pencapaian Timnas Indonesia setelah mengangkat trofi.

Menurutnya, gelar tersebut juga menjadi bentuk penebusan setelah Indonesia gagal menjadi juara pada final 2020. Kali ini, Garuda tidak lagi pulang sebagai runner-up.

Baca juga : Prabowo Bicara Serangan Fisik & Non Fisik di HUT ke-81 TNI: Ekonomi Kita Diganggu

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tidak menyerah meski pertandingan berjalan hingga 120 menit. Herdman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh suporter yang memberikan dukungan sepanjang turnamen.

Dia menyebut keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai pencapaian bersejarah. Trofi tersebut juga menjadi gelar resmi pertama yang diraih Indonesia di ajang tersebut.

Namun, setelah melalui pertandingan panjang dan melelahkan, Herdman mengaku sudah kehabisan tenaga. “Saya capek! Tidur, tidur, tidur!” ujarnya.

Kesuksesan Timnas Indonesia mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ikut menyaksikan langsung pertandingan final dari tribun penonton. Presiden yang didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir beberapa kali terlihat begitu reaksioner selama pertandingan berlangsung. 

Bahkan, Presiden sempat melakukan selebrasi usai Indonesia resmi mengakhiri drama adu pinalti dengan kemenangan. Kegembiraan terpancar jelas di wajah Presiden, saat mengalungkan medali dan ikut mengangkat trofi bersama pemain Timnas. 

Prabowo menyampaikan selamat kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Garuda. Dia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari semangat pantang menyerah. Prabowo juga memastikan pemerintah akan memberikan bonus kepada Timnas Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tersebut.

Baca juga : Lapas Mewah Dibangun 2023, Pakai Dana Napi

Sementara itu, Erick Thohir menyebut keberhasilan Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai sejarah baru sepak bola nasional. Menurutnya, gelar tersebut menjadi trofi senior pertama Indonesia dalam turnamen resmi FIFA, AFC, maupun AFF.

Erick mengatakan keberhasilan ini tidak berdiri sendiri. Prestasi tersebut melanjutkan tren positif sepak bola Indonesia, termasuk keberhasilan meraih medali emas SEA Games 2023.

Kini, target yang lebih besar dipasang. Indonesia diarahkan untuk terus meningkatkan prestasi hingga mampu bersaing di level dunia dan mengejar target tampil di Piala Dunia 2030.

Ranking FIFA Naik

Gelar juara juga berdampak terhadap posisi Indonesia dalam ranking FIFA. Berdasarkan ranking FIFA yang diperbarui 6 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB, Indonesia naik satu tingkat ke posisi 117 dunia.

Garuda mendapatkan tambahan 3,35 poin sehingga mengoleksi 1.166,50 poin. Indonesia sekaligus menggeser Sudan yang turun ke posisi 118.

Di atas Indonesia terdapat Kazakhstan di posisi 116 dan Tanzania di peringkat 115. Thailand juga mengalami perubahan posisi. Meski kehilangan 0,85 poin, Thailand justru naik satu tingkat ke posisi 93 dengan koleksi 1.251,42 poin setelah menggeser China yang turun ke posisi 94. Guatemala dan Belarus berada di bawah Thailand dalam daftar tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.