Dark/Light Mode

BAZNAS Dan Kemenag Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 16:32 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem zakat di sektor pendidikan. Foto: BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem zakat di sektor pendidikan. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem zakat di sektor pendidikan.

Salah satu upayanya melalui Program Madrasah Layak Belajar 2026 yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana madrasah di Indonesia.

Deputi Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan BAZNAS, Imdadun Rahmat mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

Kolaborasi diperlukan untuk membangun ekosistem yang saling mendukung sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Baca juga : BAZNAS Buka Program Madrasah Layak Belajar 2026 Untuk 700 Madrasah

Imdadun berharap BAZNAS di daerah turut mendampingi madrasah yang membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran Program Madrasah Layak Belajar 2026.

Pendampingan tersebut dinilai penting, terutama bagi madrasah di wilayah terpencil yang menghadapi kendala dalam melakukan pendaftaran secara daring.

“Pendampingan ini penting agar madrasah yang membutuhkan dapat mengikuti program dengan baik. Adapun kepada Kementerian Agama, saya kira tidak perlu lagi saya sampaikan karena perannya yang besar dan keterlibatannya sudah jelas,” kata Imdadun saat peluncuran Program Madrasah Layak Belajar 2026 di Gedung BAZNA, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kemenag, Muhibuddin mengapresiasi inisiatif BAZNAS melalui Program Madrasah Layak Belajar 2026.

Baca juga : BAZNAS Ajak Pelajar Bangun Jaringan Global Sejak Dini Lewat IZE Fest 2026

Menurutnya, program ini merupakan langkah positif untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana madrasah.

“Saya kira ini merupakan satu langkah positif dan produktif yang perlu kita sambut dan gaungkan bersama. Kuncinya adalah kolaborasi. Membangun pendidikan yang berkualitas, termasuk dengan memperbaiki sarana dan prasarananya, tidak bisa hanya mengandalkan satu pintu kebaikan,” ungkap Muhibuddin.

Dia menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan pendanaan dari berbagai sumber. Karena itu, sinergi antara BAZNAS, pemerintah, lembaga pengelola zakat, dunia usaha, dan masyarakat perlu diperkuat agar program peningkatan kualitas pendidikan dapat menjangkau lebih banyak madrasah.

Muhibuddin berharap kolaborasi tersebut dapat mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat secara amanah dan terarah, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan madrasah di Indonesia.

Baca juga : IZE Fest Ke-10 Diikuti 1.500 Peserta, SCB Perluas Edukasi Zakat Ke Mancanegara

“Dana yang amanah, kolaborasi yang terarah, pendidikan yang lebih berdaya,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.