Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BAZNAS Tangani Karhutla Di 12 Titik, Salurkan Bantuan Ke Puluhan Lokasi
Selasa, 20 Oktober 2026 11:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.
Hingga 19 Oktober 2026, BAZNAS telah melakukan pemadaman di 12 titik, sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak serta petugas dan relawan di lapangan.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad mengatakan, penanganan karhutla dilakukan melalui pemadaman api, pemenuhan kebutuhan dasar petugas dan relawan, serta perlindungan masyarakat dari dampak asap.
“Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Kami juga berupaya memenuhi kebutuhan petugas dan relawan serta membantu masyarakat yang terdampak asap,” kata Idy, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Baca juga : Sekjen WZWF: BAZNAS Berperan Strategis Dalam Keuangan Sosial Islam Global
Ia menjelaskan, pemadaman dilakukan di 12 titik, di antaranya Jalan Golf Ujung dan Jalan Lingkar Selatan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan; Desa Parit Baru dan Desa Wonodadi 2 di Kubu Raya, Kalimantan Barat; serta Jalan Alson 3 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Tim BAZNAS juga menangani karhutla di sejumlah wilayah lain, yakni Kutai Timur dan Berau di Kalimantan Timur, Mamuju Tengah di Sulawesi Barat, serta Kotawaringin Timur di Kalimantan Tengah.
Dalam operasi tersebut, BAZNAS mengerahkan 51 personel Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), didukung satu mobil penyelamatan (rescue), tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor.
Selain melakukan pemadaman, BAZNAS mendirikan 13 titik layanan dapur air untuk menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas serta relawan yang bertugas di lokasi kebakaran.
Baca juga : Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Korban Karhutla
“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar petugas dan relawan tetap terpenuhi selama proses pemadaman. Dukungan ini penting agar mereka dapat menjalankan tugas di lapangan,” ujar Idy.
BAZNAS juga menyalurkan makanan siap saji dan multivitamin di Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Sementara itu, bantuan masker didistribusikan di 27 lokasi, mencakup permukiman warga, sekolah, dan pondok pesantren.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih, BAZNAS menyalurkan bantuan di sembilan titik di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin.
BAZNAS juga mempersiapkan operasional Rumah Sehat Oksigen BAZNAS di Palangka Raya sebagai upaya mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan asap karhutla.
Baca juga : Bamsoet Dorong Perkebunan dan Tambang Wajib Miliki Asuransi Karhutla dan Banjir
Idy menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan relawan. Koordinasi terus dilakukan agar upaya pemadaman dan penyaluran bantuan berjalan efektif sesuai kebutuhan di lapangan.
“Sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung petugas dan relawan di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan karhutla oleh BAZNAS telah berlangsung sejak 28 Juli 2026 dan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
“BAZNAS berkomitmen melanjutkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak serta mendukung upaya penanganan darurat bersama berbagai pihak,” pungkas Idy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya