Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Atasi Karhutla Bromo dan Ijen, Pemerintah Tambah Water Bombing hingga OMC
Senin, 26 Oktober 2026 13:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menambah dukungan armada udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan gunung di Jawa Timur. Tambahan dukungan tersebut berupa satu helikopter water bombing dan satu pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, helikopter water bombing akan dikirim dari Kalimantan Selatan menuju Malang. Sementara itu, pesawat OMC didatangkan dari Kalimantan Barat.
Tambahan armada tersebut akan memperkuat upaya pemadaman di kawasan Gunung Arjuno, Bromo, Semeru, Butak, hingga Ijen. Penanganan dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, dan unsur terkait lainnya.
Baca juga : Hujan Mulai Turun, Semoga Karhutla Reda
“Kita harapkan dengan tambahan alutsista ini, kita bisa dengan cepat dan kebakaran pun tidak membara atau meluas,” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2026).
Dukungan pemerintah pusat ini melengkapi upaya penanganan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, pemprov mengerahkan armada udara dan personel untuk memadamkan titik-titik api.
Pesawat water bombing tercatat telah diterbangkan sebanyak 462 kali untuk membantu pemadaman. Petugas juga menggunakan drone water spray berkapasitas 100 liter untuk menjangkau area dengan tebing curam yang sulit diakses melalui jalur darat.
Baca juga : Kasus DSP BNPB, 4 Mobil Mewah Milik 2 Tersangka Disita KPK
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, selama masa siaga darurat tercatat 184 kejadian karhutla di 26 kabupaten/kota. Total luas lahan yang terbakar mencapai 11.449 hektare.
Dari total luas tersebut, sebanyak 77,05 persen berada di kawasan hutan konservasi. Kondisi ini membuat penanganan karhutla menjadi penting untuk melindungi ekosistem dan kawasan hutan yang terdampak.
Selain cuaca ekstrem, kemunculan titik api secara bersamaan di sejumlah gunung juga menjadi perhatian pemerintah. Aktivitas manusia, baik karena kesengajaan maupun kelalaian, turut menjadi kemungkinan faktor pemicu kebakaran.
Baca juga : Investasi Dua Tahun Prabowo Capai Rp3.923 Triliun, Serap 5,4 Juta Pekerja
Karena itu, penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman. Aparat penegak hukum bersama satuan tugas gabungan yang melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah juga akan memperketat pengawasan serta menindak pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya titik api baru sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku pembakaran.
Melalui penambahan helikopter water bombing, pengerahan pesawat OMC, penguatan operasi darat, dan pengawasan, pemerintah berharap kebakaran di sejumlah kawasan gunung di Jawa Timur segera terkendali.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya