Dark/Light Mode

Perkuat SDM Indonesia-Palestina, BAZNAS Tambah 300 Beasiswa Di Timur Tengah

Kamis, 29 Oktober 2026 08:16 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menambah 300 kuota Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 yang tersebar di delapan negara. Foto: BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menambah 300 kuota Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 yang tersebar di delapan negara. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menambah 300 kuota Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 yang tersebar di delapan negara. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Mulai dari generasi muda Indonesia hingga mahasiswa Palestina. Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid mengatakan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus utama dalam 13 program prioritas BAZNAS.

Sebanyak 39 persen dari alokasi program prioritas tersebut diarahkan untuk pengembangan SDM, terutama melalui program beasiswa.

Baca juga : Perkuat Akuntabilitas, BAZNAS-Kemenag Integrasikan SiMBA-DTSEN Hingga Daerah

“BAZNAS itu ada 13 program prioritas, tapi dari 13 program prioritas itu, 39 persennya adalah untuk peningkatan sumber daya manusia, terutama adalah beasiswa. Termasuk beasiswa bagi anak-anakku yang berada di Timur Tengah. Tahun ini kami akan menambah lagi 300 beasiswa di delapan negara Timur Tengah,” kata Sodik dalam peresmian BCB Timur Tengah di Kairo, Mesir, Selasa (27/10/2026).

Menurut Sodik, program beasiswa tersebut bertujuan mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa sekaligus menyiapkan generasi cendekiawan yang berkualitas. BAZNAS juga memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa Palestina yang tengah menempuh studi di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Ia menilai, pendidikan memiliki peran penting dalam menjaga masa depan Palestina di tengah konflik yang terus berlangsung. Karena itu, dukungan terhadap mahasiswa Palestina menjadi bagian dari upaya memastikan generasi penerus tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kapasitas diri.

Baca juga : BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia Timur Tengah 2026, Sasar 300 Mahasiswa

“Anak-anakku, untuk Palestina yang ada di Al-Azhar pun, kita akan tambah jumlahnya. Seperti kita tahu, saudara kita di Palestina terus mendapat serangan dan yang juga dikhawatirkan adalah bagaimana masa depan generasinya. Masa depan Palestina antara lain ada pada anak-anaknya, cendekiawannya, dan mahasiswanya. Itulah sebabnya kita memberikan dana yang cukup besar untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ungkap Sodik.

Peresmian BCB Timur Tengah tersebut dihadiri sejumlah pimpinan dan pejabat BAZNAS. Di antaranya Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS Idy Muzayyad, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan M. Imdadun Rahmat, Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional Farid Septian, serta Kepala Bagian Protokoler Deddy Sussantho.

Hadir pula Duta Besar RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Abdul Muta’ali, perwakilan organisasi kemasyarakatan, pesantren, serta mahasiswa dan santri penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS di Al-Azhar, Mesir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.