Dark/Light Mode

Finalisasi SAGARA di Palembang

Mayjen Sriyanto: 1 Data Gambut-Mangrove untuk Seluruh Pemangku Kepentingan

Jumat, 30 Oktober 2026 21:25 WIB
Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) menyelesaikan penyempurnaan rancangan sistem informasi terintegrasi,SAGARA; Sistem Analisis Gambut dan Mangrove Nusantara. [Foto-foto: Dok]
Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) menyelesaikan penyempurnaan rancangan sistem informasi terintegrasi,SAGARA; Sistem Analisis Gambut dan Mangrove Nusantara. [Foto-foto: Dok]

 Sebelumnya 
Keunggulan utama SAGARA, lanjut Sriyanto, terletak pada kemampuannya menyajikan tidak hanya informasi kerawanan kebakaran — baik dari analisis pakar maupun laporan masyarakat yang terverifikasi — tetapi juga rekomendasi tindakan nyata.

Baca juga : BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove & Manfaatkan Sampah Lewat Program BRI Peduli

Sistem ini akan menganalisis ketersediaan sumber daya manusia, baik masyarakat maupun personel TNI dan Polri, serta infrastruktur yang ada di lapangan, sehingga langkah pencegahan dapat dirancang lebih tepat sasaran dan efisien. Pengembangan SAGARA melibatkan integrasi data lintas instansi, termasuk Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, dan BRIN.

Baca juga : BRINS Palembang dan BPR Sumsel Kerja Sama Asuransi Kendaraan dan Kebakaran

Nantinya, portal ini dapat diakses secara terbuka (open access), sehingga menjadi alat akuntabilitas kinerja sekaligus pendukung pengambilan keputusan yang andal .

Baca juga : Dukung Pelestarian Pesisir, BNM Tanam 2.000 Mangrove Di Jimbaran

"Harapannya, SAGARA bukan hanya menyimpan data, tetapi benar-benar menghubungkan informasi dengan tindakan. Sehingga perlindungan dan pengelolaan gambut serta mangrove di seluruh negeri berjalan lebih efektif, terukur, dan bermanfaat bagi masyarakat luas," tegas Sriyanto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.