Dark/Light Mode

Rakorda Se-Yogyakarta

BAZNAS Optimalkan Potensi Zakat Rp 2,6 Triliun Untuk Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 4 November 2026 17:29 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Yogyakarta melalui penguatan tata kelola pengelolaan zakat dan optimalisasi potensi zakat daerah yang diperkirakan mencapai Rp 2,6 triliun. Foto: BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Yogyakarta melalui penguatan tata kelola pengelolaan zakat dan optimalisasi potensi zakat daerah yang diperkirakan mencapai Rp 2,6 triliun. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Yogyakarta melalui penguatan tata kelola pengelolaan zakat dan optimalisasi potensi zakat daerah yang diperkirakan mencapai Rp 2,6 triliun.

Upaya tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, saat memaparkan materi bertema Standar Tata Kelola, Target Kinerja, dan Evaluasi Pengelolaan Zakat BAZNAS se-Yogyakarta dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Yogyakarta, Selasa (3/11/2026).

Baca juga : BAZNAS Dan OIC Youth Jajaki Kerja Sama Perkuat Diplomasi Zakat Global

Rizaludin mengatakan, optimalisasi potensi zakat harus diikuti dengan strategi pendistribusian dan pendayagunaan yang terukur agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kami berkomitmen menjembatani transformasi mustahik menjadi muzaki melalui strategi pendayagunaan zakat yang terukur dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Rizaludin.

Baca juga : BAZNAS-ADINKES Kolaborasi Perkuat Layanan Kesehatan Keluarga Prasejahtera

Menurutnya, program pendistribusian dan pendayagunaan zakat di DIY difokuskan untuk menjangkau 25.704 mustahik. Selain itu, BAZNAS menargetkan sebanyak 350 warga dapat dientaskan dari kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan.

Rizaludin menegaskan, peran amil zakat tidak hanya berorientasi pada pemberdayaan ekonomi untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki.

Baca juga : BAZNAS Buka Beasiswa Riset 2026 Untuk 308 Penerima, Bantuan Hingga Rp 30 Juta

Lebih dari itu, amil juga memiliki tanggung jawab mendampingi penerima manfaat dalam meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dan ketakwaan hingga mencapai derajat mutaqin.

"Langkah akselerasi pengentasan kemiskinan ini menjadi prioritas utama BAZNAS agar dana zakat tidak hanya meningkatkan kesejahteraan materiil mustahik, tetapi juga menguatkan kualitas spiritual para penerima manfaat," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.