Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ada 1.000 Beasiswa Pendidikan Dokter
DPR: Momentum Tingkatkan Kualitas Tenaga Medis Kita
Senin, 26 Oktober 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan menyambut baik rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyediakan sekitar 1.000 beasiswa pendidikan dokter dan dokter gigi spesialis untuk tahun akademik 2026/2027.
Wakil Ketua Komisi X DPR Kurniasih Mufidayati mengatakan, dukungan beasiswa ini membuka kesempatan bagi semakin banyak dokter dan dokter gigi untuk melanjutkan pendidikan spesialis. Harapannya kesempatan tersebut dapat menjangkau calon peserta dari daerah yang masih memiliki keterbatasan tenaga spesialis.
Namun, Kurniasih menekankan, seleksi kudu dilakukan secara terbuka, informasi persyaratan mudah diakses, serta kejelasan cakupan pembiayaan sejak awal.
“Calon peserta perlu memperoleh informasi yang lengkap mengenai tahapan seleksi, biaya yang ditanggung, dan kewajiban penerima beasiswa,” ujarnya di Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Baca juga : Pembuang Sampah Dan PKL Liar Bakal Ditindak
Sebelumnya, Kemdiktisaintek menyiapkan sekitar 1.000 beasiswa dokter dan dokter gigi spesialis untuk tahun akademik 2026/2027. Rinciannya, 750 direncanakan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sementara sisanya 250 melalui dukungan Pemerintah Daerah (Pemda), kementerian dan lembaga, rumah sakit, serta mitra swasta.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan mengatakan, pihaknya ingin melihat semakin banyak daerah memiliki tenaga medis sesuai kebutuhannya. Sehingga, masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan dokter spesialis dan dokter gigi. “Kita juga ingin mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan antardaerah,” kata Fauzan di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Kurniasih melanjutkan, penerima beasiswa membutuhkan kepastian agar dapat menjalani pendidikan dengan baik sampai selesai. Karena itu, dukungan pembiayaan perlu dirancang secara memadai, dengan ketentuan yang jelas dan mudah dipahami sejak pendaftaran.
Ia juga mendorong perhatian bagi dokter dan dokter gigi yang memenuhi persyaratan akademik dari daerah 3T dengan ketersediaan tenaga spesialis yang masih terbatas. Karena kesempatan melanjutkan pendidikan dapat memperkuat kompetensi mereka untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayahnya.
Baca juga : City Telah Ternodai
Menurut Kurniasih, perluasan akses melalui beasiswa berjalan bersama dengan penjaminan mutu pendidikan. Penerima beasiswa perlu memperoleh pendampingan akademik dan pengalaman klinis yang memenuhi standar agar dapat menyelesaikan studi dengan kompetensi yang dibutuhkan.
Dia menegaskan, beasiswa merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas tenaga medis. “Kita ingin para penerima mendapatkan dukungan pendidikan yang baik, sehingga setelah lulus mereka dapat memberikan pelayanan yang bermutu dan aman bagi masyarakat,” tandas politisi PKS ini.
Selain itu, ia mendorong keselarasan program beasiswa dengan kebutuhan wilayah. Dengan itu, perencanaan tersebut perlu mencakup bidang spesialis yang dibutuhkan, kesiapan fasilitas pelayanan, serta kesempatan pengabdian dan pengembangan karier bagi lulusan.
Ia juga mengusulkan evaluasi berkala terhadap kelancaran studi penerima beasiswa dan persebaran lulusan. Hasil evaluasi dapat menjadi dasar perbaikan agar manfaat program semakin dirasakan oleh masyarakat di daerah yang membutuhkan.
Baca juga : Pole Position Bersejarah Sirna, Veda Kini Bidik Malaysia
Kurniasih berharap, kesempatan pendidikan yang semakin terbuka dapat mendukung pemerataan tenaga spesialis di daerah termasuk daerah 3T. Dengan itu, dukungan untuk mengabdi dan mengembangkan karier di daerah perlu disiapkan bersama. “Tujuannya agar keahlian para lulusan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” harap legislator asal DKI Jakarta ini.
Sementara, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, membangun infrastruktur kesehatan itu mudah. Tetapi membangun manusia yang akan mengisi dokter spesialis, dokter umum, tenaga medis, itu yang menjadi esensi utama dari pelayanan. Karena itu, pembangunan infrastruktur kesehatan perlu diikuti dengan penyediaan tenaga medis yang akan mengisi fasilitas tersebut. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 26 Oktober 2026 dengan judul "Ada 1.000 Beasiswa Pendidikan Dokter, DPR: Momentum Tingkatkan Kualitas Tenaga Medis Kita"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya