Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Inggris Vs Spanyol, Kenangan Final Euro 2024
- Jelang GP Azerbaijan, McLaren Rombak MCL40
- Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman, Kemenimipas Investigasi Lapas Cibinong
- ASDP Hadir Dalam Duka Sampaikan Tali Kasih Bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu I
- Safrizal Dorong Penguatan NTPD 112: Bukan Sekadar Nomor, Tapi Kecepatan Respons
RM.id Rakyat Merdeka - Tim Task Force (Satgas) DPP Partai Hanura terus bergerak keliling indonesia menggelar Konsolidasi dan Rapat Teknis dengan DPD, DPC serta angggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Sudah 16 provinsi yang disambangi Task Force. Diawali Banten pada 8 Agustus. Terakhir, Bangka Belitung pada Kamis (24/9/2026). Konsolidasi akan terus dilakukan hingga tuntas di 38 provinsi pada Oktober 2026.
Kehadiran Tim Task Force yang dipimpin Waketum DPP Hanura Patrice Rio Capella untuk memastikan percepatan pembentukan struktur dan membangun semangat optimisme menghadapi Pemilu 2029.
Di Provinsi Babel, Hanura mentargetkan tujuh kabupaten/kota memiliki keterwakilan kursi DPRD pada Pemilu mendatang. Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella menyatakan, target tersebut diawali dengan merampungkan konsolidasi struktur partai hingga tingkat kecamatan.
“Kami datang ke sini untuk memastikan semua kesiapan Hanura untuk menyusun struktur lengkap 100 persen di tingkat kabupaten/kota dan 100 persen di tingkat kecamatan. Itu akan diselesaikan pada pertengahan Oktober tahun ini,” kata Rio dalam acara Rapat dan Konsolidasi Tim Task Force Hanura se-Provinsi Babel di Hotel Mercure, Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026).
Baca juga : Hanura: Pengusung Capres Adalah Parpol, Bukan Fraksi
Rio bilang, konsolidasi struktur menjadi tahap awal untuk menyiapkan mesin politik Hanura. Setelah konsolidasi selesai, DPP akan melakukan pemetaan potensi perolehan kursi di setiap daerah.
"Di Babel hanya enam kursi. Kami harap Pemilu mendatang tidak ada yang kosong kursinya, termasuk kursi di DPRD Provinsi," pinta Rio.
Pemetaan kekuatan Hanura di Babel akan dilakukan setelah konsolidasi organisasi secara nasional rampung. DPP kemudian akan mengukur perkembangan partai melalui survei.
"Kira-kira bulan Juni-Juli pertengahan tahun depan untuk mensurvei perkembangan atau progres Hanura di Bangka Belitung," ujarnya.
Hasil survei tersebut, tambah Rio, bakal menjadi bahan untuk mengukur potensi penambahan kursi Hanura pada Pemilu mendatang.
Baca juga : Hanura Targetkan Penambahan Kursi Di Seluruh Wilayah Jatim
"Apakah punya harapan tiga kursi atau hanya di DPRD provinsi, kabupaten/kota, itu akan terbaca pada tahun depan setelah pekerjaan konsolidasi nasional ini sudah kita lakukan," jelasnya.
Tak hanya membidik kursi legislatif, Hanura juga mulai menyiapkan kader untuk kontestasi kepala daerah. Rio bilang, perolehan suara Hanura pada Pemilu 2029 bakal menjadi indikator untuk menentukan kader yang maju di Pilkada 2031.
"Kalau 2029 itu ada peningkatan jumlah suara Hanura di Bangka Belitung signifikan, itu menunjukkan kadernya sudah bekerja on the track," nilai Rio.
Di kesempatan sama, Ketua DPD Hanura Babel, Bong Ming Ming menyatakan pihaknya fokus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Bong bilang, konsolidasi dilakukan untuk memastikan mesin Hanura di Babel produktif. Mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan. Menurutnya, keberadaan struktur partai hingga tingkat paling bawah menjadi prioritas Hanura Babel sebelum mengejar target perolehan kursi legislatif, maupun kepala daerah.
Baca juga : Presidential Threshold 0 Persen, Hanura Pertanyakan Syarat 2 Fraksi DPR
"Insya Allah di Pemilu target kita bagaimana Hanura ke depan bisa jadi lima besar di Provinsi Bangka Belitung," pungkas Bong.
Diketahui, Babel menjadi provinsi ke-16 yang dikunjungi Task Force DPP Hanura dalam rangka konsolidasi organisasi. Setelah Babel, Task Force akan memonitor struktur partai di Lampung dan Kalimantan Barat.
Task Force menargetkan dapat menyambangi 38 provinsi untuk memastikan konsolidasi organisasi berjalan hingga daerah. Kehadiran langsung DPP juga diharapkan membuat kader di daerah merasa diperhatikan.
Selain melakukan pengecekan struktur, DPP Hanura turut membawa dukungan untuk membantu biaya operasional seluruh DPD dan DPC. Dalam setiap kegiatan Task Force, Rio Capella selalu didampingi jajarannya.
Di antaranya Sekretaris Task Force DPP Hanura, Hanurani Prajanto, Bendahara Task Force Indah Sri Rezeki serta empat anggota Task Force, Ratna Ester Lumban Tobing, Yossie Indra Pramana, Che Stevan Raihan Capella, dan Yosep.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya