Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, ReJO Harap Polri Makin Humanis
- Suyudi Ario Seto Kapolri, Sugiono PMK, Bahlil Menko Hilirisasi & Transisi Energi
- Pastikan Antrean Haji Lebih Akurat, Kemenhaj-Kemendagri Padankan Data Jemaah
- Menpora Erick: Nurisa Buktikan Juara Harus Berjuang Sampai Anak Panah Terakhir
- Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif Karimunjawa
Partai Ummat Dukung Reshuffle Kabinet, Sebut Prabowo Responsif
Kamis, 1 Oktober 2026 23:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Ummat mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto merombak sejumlah posisi strategis dalam Kabinet Merah Putih.
Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar menyebut, pergantian pejabat merupakan bagian dari kewenangan Presiden dalam menjalankan pemerintahan.
“Partai Ummat mengapresiasi keberanian Presiden Prabowo dan mendukung setiap langkah nyata untuk kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dengan mengubah sejumlah posisi strategis pemerintahan,” ujar Heikal dalam keterangan tertulis kepada awak media, Kamis (1/10/2026).
Heikal merujuk pada Pasal 17 ayat (2) UUD 1945 yang mengatur kewenangan Presiden terkait pengangkatan dan pemberhentian menteri-menteri negara.
Baca juga : Industri Harus Tumbuh Dua Digit Untuk Kejar Ekonomi 8%
Menurut Heikal, perubahan susunan kabinet merupakan hal yang dapat dilakukan dalam pemerintahan Presiden Prabowo.
Ia menyebut, pergantian sejumlah pejabat menunjukkan adanya penyesuaian terhadap kebutuhan pemerintahan.
“Sehingga Partai Ummat menilai, Presiden Prabowo Subianto sangat responsif dan peka terhadap saran dan kritik seluruh elemen anak bangsa yang berkembang belakangan ini,” tutur Heikal.
Perombakan susunan pemerintahan dilakukan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Baca juga : Reshuffle Ketujuh Kabinet Merah Putih
Dalam rangkaian pelantikan tersebut, Presiden melantik sejumlah pejabat negara, termasuk Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Suyudi menggantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri. Sementara Listyo Sigit menggantikan Dudung Abdurachman sebagai KSP.
Dudung kemudian dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Presiden juga melantik sejumlah menteri dan wakil menteri dalam perubahan susunan Kabinet Merah Putih.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Negara, pejabat yang dilantik antara lain Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, serta Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Baca juga : Jadi Menlu, Arrmanatha Prioritaskan Kepentingan Nasional dan Asta Cita
Heikal kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Ia berharap, para pejabat tersebut menjalankan tugas dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan tanggung jawab masing-masing.
“Partai Ummat berharap semoga para pemimpin yang baru dilantik selalu dapat menjalankan tugas bekerja penuh totalitas untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara dengan penuh integritas, profesionalisme, serta membawa kemajuan dan stabilitas yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Heikal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya