Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Man City Vs Brighton, Ancaman Produktivitas The Seagulls
- Rupiah Menguat Ke Rp 18.123, Ini Sentimen Pendorongnya
- OMC Berhasil Tekan Titik Panas Karhutla di Papua Selatan
- Chelsea vs Man United, Ujian Terakhir Michael Carrick
- Pramono Minta Bina Marga Kebut Perbaikan Jalan Gelap dan Bergelombang Rawamangun
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham menegaskan kritik terhadap sejumlah menteri dari partainya tidak akan menggoyahkan dukungan Golkar terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Idrus mengatakan dinamika kritik di internal koalisi pemerintahan seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja, bukan menjadi alasan untuk melemahkan soliditas partai-partai pendukung pemerintah.
“Apapun kritikannya, arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bung Bahlil, bahwa apapun tantangan, apapun kritikan, kita tidak akan goyah sedikit pun mendukung Pemerintahan Prabowo,” kata Idrus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Baca juga : Idrus: Kritik Boleh, Soliditas Koalisi Prabowo Harus Tetap Terjaga
Ia menegaskan seluruh kader Golkar harus menjadikan kritik sebagai pemacu untuk bekerja lebih proaktif dalam memastikan kebijakan dan program pemerintah berjalan sesuai agenda Presiden Prabowo.
Menurut Idrus, keberhasilan pemerintahan Prabowo pada periode pertama juga menjadi kepentingan strategis Golkar untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan nasional pada periode 2029–2034.
Karena itu, ia meminta kader Golkar tetap berkontribusi dalam pelaksanaan program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan berlandaskan Pancasila.
Baca juga : Perkuat Kemandirian & Kedaulatan Ekonomi, Golkar Dukung Sikap Dasco
Pernyataan Idrus tersebut merespons sorotan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad, terhadap kinerja sejumlah menteri Golkar yang dinilai belum maksimal menjawab persoalan masyarakat.
Menanggapi kritik tersebut, Idrus menilai,evaluasi terhadap kinerja menteri perlu dilakukan secara objektif, faktual, dan menyeluruh dengan mempertimbangkan konteks kebijakan serta koordinasi antarkementerian.
Ia menekankan, kritik yang disampaikan dengan niat tulus untuk memperbaiki kinerja pemerintah justru dapat memperkuat koalisi Merah Putih. Sebaliknya, kritik yang tidak objektif dan tidak mempertimbangkan persoalan secara menyeluruh berpotensi mengurangi kredibilitas pihak yang menyampaikannya.
Baca juga : Idrus Marham Dukung Dasco: Ekonomi RI Jangan Bergantung Pada MSCI
Idrus menegaskan, soliditas koalisi tidak diukur dari ketiadaan kritik, melainkan dari kemampuan seluruh anggotanya menjadikan kritik sebagai bahan perbaikan demi keberhasilan pemerintahan Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya