Dark/Light Mode
- Manchester Siap Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027
- Laga Indonesia Vs Malaysia, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas & Kantung Parkir
- Siapkan 2.373 Personel, Polri Pastikan Keamanan & Kelancaran FIFA ASEAN 2026
- Tiket Kapal PELNI Kini Bisa Dipesan H-60 Sebelum Berangkat
- PSS Sleman Terpuruk, Pieter Huistra Manfaatkan Jeda FIFA Matchday
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Sudah saatnya gagasan menggratiskan pendidikan program D3, D4 dan S1 di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dibahas serius, sehingga dalam waktu dekat bisa direalisasikan. Bahkan kita berharap, mulai semester depan rencana kuliah 100 persen gratis sudah bisa dilaksanakan.
Apakah nantinya biaya kuliah semua mahasiswa akan digratiskan, atau bertahap, tergantung pada hasil rapat kabinet dan rapat eksekutif dengan legislatif. Kini total mahasiswa PTN mencapai 2,833 juta orang.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sudah menghitung kebutuhan anggaran untuk menggratiskan seluruh mahasiswa PTN, sekitar Rp 93,7 triliun.
Kalau untuk tahap pertama, 50 persen dari total keseluruhan mahasiswa PTN digratiskan, maka dibutuhkan anggaran sekitar Rp 47 triliun.
Baca juga : Cegah Korupsi Di Birokrasi
Apabila program kuliah gratis bisa direalisasikan di seluruh PTN, maka anak-anak pintar dari keluarga tidak mampu, tahun depan sebagian besar akan masuk PTN.
Selama ini banyak anak pintar tak berani masuk perguruan tinggi karena khawatir orang tuanya tak sanggup membayar uang kuliah.
Banyak lulusan SMA dan SMK langsung masuk dunia kerja, karena ingin membantu keuangan orang tuanya. Mereka ingin orang tuanya hidup lebih baik dan ingin ikut membantu membiayai sekolah adik-adiknya.
Oleh karena itu, apabila anak-anak pintar dari keluarga miskin bisa kuliah gratis, plus diberikan bantuan dana untuk keperluan hidup sehari-hari, maka anak-anak pintar itu akan lebih bersemangat lagi untuk kuliah.
Baca juga : Sembako Murah Untuk Rakyat
Kita berharap, anggaran untuk tahap pertama pelaksanaan program kuliah gratis secepatnya dibahas Kemendiktisaintek dengan DPR. Pos anggaran mana yang akan dikurangi dan kemudian dialihkan untuk program kuliah gratis. Pembahasan lebih detil lagi mesti dilakukan dengan Menteri Keuangan.
Ke depan ini, kita berharap, minimal ada satu anak dari keluarga tidak mampu, yang lulus program D3, D4 atau S1. Sehingga keluarga tersebut dua atau tiga tahun berikutnya bisa naik kelas.
Jadi selain membantu anak-anak pintar dari keluarga tidak mampu, agar bisa meneruskan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, program kuliah gratis di PTN juga akan mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat lapisan bawah.
Untuk itu, para petinggi negeri ini mesti cepat mengambil keputusan untuk segera melaksanakan program kuliah 100 persen gratis di PTN. Dan, kita berharap, secara bertahap semester depan sudah bisa dimulai.
Baca juga : Tidak Boleh Pelit Ke Korban Gempa
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Sabtu, 26 September 2026 dengan judul "Kuliah 100 Persen Gratis Di PTN"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.