Dark/Light Mode

Tidak Boleh Pelit Ke Korban Gempa

Sabtu, 5 September 2026 06:23 WIB
KIKI ISWARA DARMAYANA
KIKI ISWARA DARMAYANA
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah pusat dan pemerintah daerah mesti bekerja keras memperbaiki infrastruktur di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang rusak dan hancur akibat gempa dahsyat 7,7 Skala Richter 15 Agustus 2026 lalu.

Tidak boleh ada hambatan sedikit pun dalam penyiapan dan pengadaan anggaran khusus untuk rehabilitasi rumah warga, jalan, jembatan, rumah sakit dan kantor-kantor pelayanan rakyat yang rusak akibat gempa.

Untuk warga yang kini tinggal di pengungsian, kita berharap, segera dibangunkan huntara (hunian sementara).

Baca juga : Jangan Persulit Rakyat Bawah

Untuk ini, pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dinas PU Priovinsi, Kota dan Kabupaten bisa bersinergi dengan BUMN dan dunia usaha.

Paralel dengan pembangunan huntara, kita berharap, pemerintah secepatnya merehabilitasi atau membangun kembali rumah warga yang rusak, sehingga tiga bulan ke depan ini, sebagian besar pengungsi bisa kembali ke rumahnya masing-masing yang sudah layak huni.

Untuk keluarga yang tidak mampu atau kehilangan pekerjaan, kita berharap, pemerintah memberikan bansos tunai, bansos sembako dan proyek padat karya di daerah terdampak gempa.

Baca juga : Saatnya Fokus Ke Rakyat Kecil

Pasca gempa NTT, kita berharap, warga yang terdampak langsung gempa, dua pekan ke depan ini sudah bisa hidup lebih tenang dan punya harapan bisa tinggal di rumah yang lebih baik.

Kita juga berharap, anak-anak korban gempa NTT yang sekolah di sekolah swasta dan orang tuanya sudah tidak punya uang lagi, bisa sekolah gratis. Untuk ini, diharapkan, uang sekolahnya dibayar pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

Supaya warga korban gempa bisa hidup lebih baik, kita berharap, infrastruktur desa, jalan kecamatan dan jalan kabupaten yang rusak secepatnya diperbaiki, sehingga roda perekonomian rakyat berputar lagi, bahkan lebih cepat dari sebelum gempa.

Baca juga : Mahalnya Pilkada Memicu Korupsi

Untuk itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak boleh pelit kepada korban gempa NTT. Pembangunan daerah yang terdampak gempa mesti dipercepat. Sehingga warga yang terdampak langsung, bisa bangkit kembali. Bisa punya tempat tinggal yang baik. Selalu punya beras dan sembako. Selalu punya uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan anak-anaknya bisa sekolah 100 persen gratis.

Sekali lagi kita berharap, pemerintah pusat dan DPR segera menyetujui penambahan anggaran khusus untuk mempercepat rehabilitasi rumah warga dan infrastruktur umum yang rusak parah akibat gempa di NTT.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Sabtu, 1 & 6 September 2026 dengan judul "Tidak Boleh Pelit Ke Korban Gempa"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.