Dark/Light Mode

Gagal di Piala AFF 2026: Please, Jangan Hujat Pelatih-Pemain!

Senin, 10 Agustus 2026 06:39 WIB
Para pemain Timnas Indonesia. (Foto : PSSI)
Para pemain Timnas Indonesia. (Foto : PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PSSI meminta publik tidak menjadikan pemain dan pelatih Timnas Indonesia sebagai sasaran hujatan setelah Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Sekjen PSSI Yunus Nusi juga menyampaikan permohonan maaf atas hasil tersebut.

Indonesia tersingkir setelah bermain imbang 0-0 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8). Hasil itu memicu kekecewaan luas dari pencinta sepak bola Tanah Air.

Baca juga : Erick Thohir Happy Banyak Klub Dunia Gelar Pramusim di Indonesia

Yunus Nusi yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut memahami kekecewaan suporter. Ia memastikan PSSI akan melakukan evaluasi menyeluruh.

"Terkait hasil di Piala AFF ini, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," ujar Yunus di Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Baca juga : 9 Talenta Persija Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16

Menurutnya, evaluasi merupakan agenda rutin PSSI, baik setelah kegagalan maupun keberhasilan Timnas. Proses tersebut melibatkan Ketua Umum PSSI, Badan Tim Nasional (BTN), Exco, serta tim pelatih.

Yunus juga menyampaikan pesan Ketua Umum PSSI agar publik tetap menghargai perjuangan para pemain dan pelatih.

Baca juga : Erick Thohir Minta Suporter Tetap Dukung Timnas di Piala AFF 2026

"Timnas kita yang telah berjuang harus tetap kita apresiasi. Silakan mengkritisi PSSI atau Ketua Umum, kami menerima. Namun, yang terpenting adalah jangan menghujat pemain dan pelatih. Mereka adalah aset kita di masa depan," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.