Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gelar Apel, Kapolres Bogor Antisipasi Potensi Gesekan Suporter Persija-Persib
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
- Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global
- TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
RM.id Rakyat Merdeka - Arema FC mulai mematangkan persiapan menghadapi PSM Makassar pada pekan kedua BRI Super League 2026/27. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026).
Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai PSM bukan lawan yang mudah. Tim berjuluk Juku Eja disebut memiliki organisasi permainan yang kuat dan mendapat polesan strategi yang baik.
Karena itu, Arema tidak ingin hanya mengandalkan momentum kemenangan pada laga perdana. Singo Edan mulai mempelajari karakter permainan PSM dan menyiapkan sejumlah skema untuk mengantisipasi situasi yang mungkin terjadi.
"Kami mencoba mensimulasikan beberapa situasi, berusaha memahami tim Makassar yang merupakan tim sangat kuat. Mereka sangat siap dan dilatih dengan baik. Saya sangat suka permainan mereka saat melawan Persib Bandung, meskipun mereka kalah," kata Marcos.
Baca juga : Pekan Ini, Shin Tae-yong Umumkan Pemain Baru Persija
Pelatih asal Brazil itu menilai penampilan PSM saat menghadapi Persib menjadi salah satu bahan evaluasi penting. Meski kalah 1-3, PSM sempat memberikan perlawanan sengit dan bahkan unggul lebih dahulu.
"Mereka kalah lawan Persib Bandung, tapi setelah kami tonton pertandingannya, mereka tim yang sangat bagus. Mereka sempat unggul 1-0. Jadi kami mensimulasikan beberapa situasi yang kami perkirakan akan dihadapi melawan PSM Makassar, menyiapkan dua hingga tiga skema permainan," imbuhnya.
Menurut Marcos, salah satu kekuatan PSM terletak pada organisasi pertahanan yang rapi. Selain itu, permainan vertikal dengan mengandalkan umpan-umpan panjang ke lini depan juga menjadi perhatian Arema.
"Mereka tim yang bertahan sangat terorganisir, bermain vertikal, tidak terlalu mengandalkan penguasaan bola, melainkan suka bola-bola panjang langsung ke depan, terutama mencari pemain Jepang mereka, Kodai Tanaka," ujarnya.
Baca juga : Fitrah Maulana Siap Jaga Gawang Persib Lawan Persija di GBK
Marcos juga menyoroti kualitas pemain sayap serta kekuatan lini tengah PSM dalam memenangi bola kedua.
"Pemain sayap mereka punya kualitas teknik tinggi dan lini tengahnya kuat merebut bola kedua. Mereka dilatih sangat baik dan kuat secara fisik," sambungnya.
Karakter permainan tersebut membuat Arema harus mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Tantangan semakin berat karena PSM akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri di Parepare.
Di tengah persiapan, Arema juga masih menunggu perkembangan kondisi Alfeandra Dewangga. Pemain tersebut mengalami benturan keras pada laga sebelumnya melawan Isenmulang Kalteng FC.
Baca juga : Kerim Memija Mulai Nyaman Adaptasi dengan Persija
Namun, Marcos memastikan tim sudah memiliki alternatif jika Dewangga tidak bisa diturunkan.
"Tapi tim sudah siap jika dia tidak bisa main. Kami punya opsi pemain lain yang paham apa yang harus dilakukan secara taktik di lapangan," pungkas mantan pelatih Nautico musim 2024–2025 itu.
Arema datang ke Parepare dengan modal positif setelah meraih kemenangan pada laga perdana BRI Super League 2026/27. Singo Edan kini berada di papan atas klasemen sementara dengan koleksi tiga poin, sama dengan lima klub lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya