Dark/Light Mode

PB ABTI Siapkan Pelatnas Menuju IHF Trophy 2026

Sabtu, 19 September 2026 19:30 WIB
Ketua Umum PB ABTI periode 2026-2030, Zulfydar Zaidar Mochtar. (Foto : Ist)
Ketua Umum PB ABTI periode 2026-2030, Zulfydar Zaidar Mochtar. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) terus mematangkan persiapan tim nasional menuju IHF Trophy 2026 di Chonburi, Thailand. Seleksi nasional (Seleknas) dan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) disiapkan untuk membentuk tim tangguh pada kategori senior, youth, dan junior.

Ketua Umum PB ABTI periode 2026-2030, Zulfydar Zaidar Mochtar, mengatakan, Seleknas pemain youth dan junior putra akan digelar di Bogor pada 26-27 September 2026. Sementara Seleknas pemain putri senior dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Untuk mendapatkan tim yang tangguh, PB ABTI akan menyeleksi pemain youth dan junior putra di Bogor 26-27 September 2026. Sedang Seleknas pemain putri senior dilaksanakan di Balikpapan, Kaltim," tegas Zulfydar Zaidar di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, pemantauan terhadap calon pemain tim nasional sebenarnya telah dilakukan melalui Kejurnas Junior yang berlangsung di Surabaya pada 3-8 Agustus 2026. Namun, Seleknas tetap diperlukan untuk mendapatkan komposisi pemain terbaik. Seleknas di Bogor juga membuka kesempatan bagi atlet dari daerah lain yang belum mengikuti Kejurnas Junior di Surabaya.

Dengan demikian, PB ABTI memiliki lebih banyak pilihan dalam membentuk skuad yang akan tampil di IHF Trophy Youth dan Junior putra di Chonburi pada 21-25 Oktober 2026. Setelah pemain terpilih, PB ABTI akan langsung menggelar Pelatnas di Bogor.

Baca juga : Didukung 20 Pengprov, Zulfydar Zaidar Kembali Pimpin PB ABTI 2026-2030

Langkah ini dilakukan agar para pemain memiliki waktu untuk membangun kekompakan sebelum menghadapi persaingan internasional. Sementara itu, persiapan tim putri senior menuju IHF Nations Trophy 2026 juga dilakukan melalui Seleknas dan Pelatnas di Kalimantan Timur.

Tim putri kategori youth dan junior sebelumnya mampu mengalahkan tuan rumah Thailand dan Vietnam saat tampil di Chonburi tahun lalu. Namun, menurut Zulfydar, pencapaian tersebut tidak menjadi alasan untuk mengabaikan persiapan tim senior.

Seleknas dan Pelatnas tetap diperlukan sebelum tim putri senior dikirim ke Chonburi untuk mengikuti IHF Nations Trophy pada 26-31 Oktober 2026. PB ABTI juga berharap dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan Pelatnas.

Menurut Zulfydar, persiapan yang lebih matang diperlukan agar kemampuan dan prestasi atlet bola tangan Indonesia terus meningkat. Keputusan menggelar Seleknas dan Pelatnas tersebut merupakan hasil rapat secara daring jajaran PB ABTI, mulai dari Sekjen Rangga Derana Niode, Wakil Sekjen Cazanova dan Gilang Ramadhan, hingga jajaran bidang pembinaan prestasi serta komisi kepelatihan indoor dan beach.

Kejurnas Senior di Medan Selain persiapan menuju IHF Trophy 2026, PB ABTI juga akan menggelar Kejurnas Bola Tangan Senior Putra dan Putri di Medan, Sumatera Utara, pada 20-27 Oktober 2026.

Baca juga : Joshua Siahaan Pimpin ABTI Jakarta, Bidik Juara Umum PON 2028

Zulfydar berharap Kejurnas tersebut dapat dibuka langsung Dewan Pembina Bola Tangan Indonesia, Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan.

"Saya berharap Kejurnas Bola Tangan Senior di Medan, Sumut dibuka langsung Dewan Pembina Bola Tangan Indonesia, Bapak Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan," tegas Zulfydar.

Menurutnya, kehadiran Zulkifli Hasan diharapkan mampu memberikan tambahan motivasi bagi para atlet yang tampil di Kejurnas. Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurnas juga menjadi kesempatan bagi PB ABTI dan daerah untuk memantau pemain potensial yang dapat dipromosikan menuju PON XXII di NTB dan NTT maupun event internasional lainnya. Zulfydar mencontohkan Pelatnas di Pontianak, Kalimantan Barat, menjelang SEA Games ke-30 di Thailand pada 2025. Saat itu, para atlet mendapat suntikan semangat langsung dari Dewan Pembina Bola Tangan Indonesia.

Hasilnya, tim bola tangan Indonesia mampu mengukir sejarah dengan membawa pulang medali perunggu dari Thailand. "Semoga semangat itu tumbuh dan berkembang bagi pemain yang tampil di Kejurnas, Medan Sumut nantinya," harapnya.

Selain Kejurnas, PB ABTI juga mempersiapkan atlet untuk tampil pada PON Olahraga Pantai di Jakarta, 21-25 November 2026. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi daerah untuk menurunkan atlet dalam multi-event olahraga pantai tingkat nasional.

Baca juga : Didukung 17 Pengprov, Zulfydar Kantongi Restu Ketum KOI Pimpin ABTI 2026-2030

"Dalam rapat zoom jajaran Pengprov ABTI seluruh Indonesia, sudah 15 daerah yang telah menyatakan siap mengirim timnya ke PON olahraga pantai yang pertama di Jakarta," tegas Zulfydar.

Menurutnya, keikutsertaan 15 daerah tersebut membuka peluang terjadinya persaingan ketat pada PON Olahraga Pantai. Persaingan itu diharapkan menjadi modal positif bagi pembinaan atlet menuju PON XXII di NTB dan NTT.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.