Dark/Light Mode

ABTI Gaspol Usai Lebaran, Siapkan Atlet Hadapi Agenda Padat 2026

Jumat, 10 April 2026 05:19 WIB
Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar (ketiga kiri) dan jajaran pengurus KONI Pusat. (Foto : Ist)
Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar (ketiga kiri) dan jajaran pengurus KONI Pusat. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) tak mau buang waktu usai jeda bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri. Organisasi ini langsung tancap gas mempersiapkan atlet menghadapi sederet agenda nasional hingga internasional sepanjang 2026.

Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, menegaskan pentingnya konsistensi latihan bagi seluruh atlet bola tangan di Tanah Air.

"Semua atlet bola tangan di seluruh Indonesia saya harapkan selalu berlatih dan berlatih untuk menghadapi berbagai event, baik di Porkot, Porprov, Kejurnas, maupun event internasional," ujar Zulfydar saat bersilaturahmi dengan jajaran KONI Pusat, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, kalender kompetisi tahun ini cukup padat. Beberapa agenda yang sudah menanti antara lain Kejurnas antar pelajar di Surabaya, Kejurnas senior di Medan, hingga PON Olahraga Pantai di Jakarta.

Baca juga : BCA Gelar BBI, Siapkan SDM Unggul Hadapi Dinamika Global

Khusus PON Olahraga Pantai, ajang ini dinilai sangat penting sebagai wadah pembinaan atlet nasional. Terlebih, Timnas bola tangan Indonesia batal tampil di Asian Beach Games di China.

“Ini bisa menjadi ajang pelampiasan prestasi setelah persiapan panjang menuju China,” tegasnya.

Zulfydar pun berharap seluruh daerah mulai bersiap mengirimkan atlet terbaiknya untuk tampil di PON Olahraga Pantai yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 di Jakarta. Ia juga menunggu kepastian surat resmi dari KONI Pusat yang ditargetkan terbit pada Mei mendatang.

Di sisi lain, pembinaan juga difokuskan untuk level junior dan senior. Atlet junior bola tangan indoor dipersiapkan menuju Kejurnas Juni 2026 di Surabaya, sementara atlet senior ditargetkan tampil maksimal di Kejurnas Sumatera Utara.

Baca juga : Kolaborasi BNI dan PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026

Tak hanya soal kompetisi, PB ABTI juga menyiapkan agenda organisasi. Musyawarah Nasional (Munas) yang semula direncanakan Agustus 2026, diputuskan mundur menjadi Oktober 2026.

“Keputusan ini diambil agar seluruh agenda event bisa diselesaikan terlebih dahulu,” jelas Zulfydar.

Selain itu, PB ABTI juga bakal menggelar pelatihan Technical Delegate (TD), wasit, dan pelatih sebagai bagian dari peningkatan kualitas ekosistem bola tangan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen KONI Pusat, Tb. Lukman Djajadikusuma, menyatakan dukungannya. Ia menilai pelatihan perangkat pertandingan sangat krusial dalam mendorong prestasi atlet.

Baca juga : Pesan Damai Menggema Dari Permukiman Warga

“Bila menjelang PON Olahraga Pantai PB ABTI menyelenggarakan penataran TD, wasit dan pelatih, maka sangat diharapkan membantu KONI Pusat dalam menggelar multi event nasional,” ujarnya.

Lukman juga memastikan bola tangan pantai akan dipertandingkan di PON Olahraga Pantai, bersama cabang lain seperti voli pantai dan basket pantai. Surat pemberitahuan resmi pun direncanakan dikirim pada Mei agar seluruh daerah bisa melakukan persiapan lebih matang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.