Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Persaingan Jorge Martin dan Marc Marquez memasuki babak baru. Keduanya akan bertarung memperebutkan takhta klasemen pada GP Mandalika, akhir pekan ini.
Seperti diketahui, Martin saat ini berada di puncak klasemen MotoGP 2026 dengan koleksi 333 poin. Namun, posisi pembalap Aprilia itu belum aman. Marquez terus membuntuti dengan 331 poin, atau hanya terpaut dua angka.
Selisih tipis ini membuat GP Mandalika dipastikan menjadi seri penting bagi kedua pembalap. Satu hasil balapan baik di Sprint Race maupun balapan utama sudah pasti akan mengubah susunan mereka di klasemen, sekaligus memberi keuntungan yang lebih besar dalam perburuan gelar.
Martin sendiri membawa modal cukup baik jelang GP Mandalika. Pada GP Jepang di Motegi, ia merebut pole position setelah memecahkan rekor lap. Ia kemudian finis kedua pada balapan utama di belakang Marquez.
Baca juga : Disidang Perdana, Febrie Teken Perjanjian Tak Akan Nyuap Hakim
Martin sebenarnya juga tampil kuat pada Sprint Race. Ia finis kedua, tetapi terkena penalti satu posisi karena masuk ke area hijau pada lap terakhir. Alhasil, posisinya turun menjadi ketiga.
Meski demikian, performa Aprilia RS-GP26 di Motegi memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Martin. Apalagi, sirkuit tersebut selama ini lebih dikenal cocok dengan karakter Marquez dan Ducati.
“Kami meninggalkan Jepang dengan sangat puas, dari sebuah sirkuit yang pada masa lalu bukan merupakan salah satu yang terbaik bagi Aprilia,” kata Martin seperti dikutip dari Crash, kemarin.
“Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan finis di podium dalam dua balapan menjadi bukti yang lebih besar atas komitmen semua orang,” imbuhnya.
Baca juga : Hormati Putusan MK, Gibran Fokus Kerja
Kini, Martin menghadapi lintasan yang justru memiliki kenangan positif baginya. Ia mengaku menyukai Sirkuit Mandalika dan berharap bisa mempertahankan performa kompetitif Aprilia.
“Kini kami menuju Indonesia, ke sebuah sirkuit yang selalu saya sukai. Namun, persaingan kejuaraan masih sangat ketat, jadi kami harus terus bekerja seperti ini, bekerja sama dan berkembang dari hari ke hari. Sampai jumpa di Mandalika!” ujarnya.
Di sisi lain, Marquez datang dengan momentum kuat setelah memenangkan balapan utama di Motegi. Dengan jarak hanya dua poin dari Martin, pembalap Ducati itu memiliki peluang besar untuk merebut kembali posisi teratas di Mandalika.
Persaingan keduanya juga belum sepenuhnya menutup peluang pembalap lain. Marco Bezzecchi, rekan setim Martin di Aprilia, berada di posisi ketiga dengan selisih 49 poin dari sang pemuncak. Dengan enam seri tersisa, Bezzecchi masih memiliki peluang matematis untuk ikut dalam perebutan gelar.
Baca juga : Dipanggil KPK, Nusron Absen
Apalagi, Mandalika menjadi lintasan yang cukup bersahabat bagi Bezzecchi. Musim lalu, ia berhasil memenangkan Sprint Race. Namun, penampilannya pada balapan utama berakhir setelah terlibat insiden dengan Marquez.
“Saya senang bisa kembali balapan di Indonesia. Mandalika adalah sirkuit yang sangat saya sukai,” ujar Bezzecchi.
“Kami datang setelah menjalani balapan yang bagus di Jepang, jadi kami akan berusaha melanjutkan pekerjaan kami dan terus berkembang. Target kami adalah tampil kompetitif di setiap sesi di lintasan,” lanjutnya.
Tapi yang jelas, dengan Martin yang hanya unggul dua poin atas Marquez, GP Mandalika dipastikan menjadi pertarungan panas di papan atas. Bukan sekadar mengejar kemenangan, keduanya juga mempertaruhkan posisi di takhta klasemen MotoGP 2026. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya