Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persebaya-Garudayaksa Didenda Rp 100 Juta, Java United Kena Sanksi Berat
- Martha Tilaar, Pendiri Sariayu, Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
- Indonesia Dipatok Masuk 10 Besar Asian Para Games 2026
- Persebaya Belum Tajam, Tavares Soroti Penyelesaian Akhir
- Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Persebaya-Garudayaksa Didenda Rp 100 Juta, Java United Kena Sanksi Berat
Rabu, 14 Oktober 2026 14:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Persebaya Surabaya dan Garudayaksa FC masing-masing dijatuhi denda Rp 100 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat terlambat memasuki lapangan pada babak kedua pertandingan BRI Super League 2026/2027, 19 September 2026.
Sementara itu, Java United FC menerima serangkaian sanksi berat atas sejumlah pelanggaran dalam laga melawan Persija Jakarta.
Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI pada 23 September 2026, keterlambatan Persebaya dan Garudayaksa membuat pertandingan babak kedua mundur selama 210 detik. Kedua klub dijatuhi denda dengan nominal yang sama.
Baca juga : Persebaya Belum Tajam, Tavares Soroti Penyelesaian Akhir
Dalam pertandingan Persija Jakarta kontra Java United FC, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada klub dan sejumlah personelnya. Java United didenda Rp 50 juta karena penyalahgunaan kartu identitas ofisial oleh pihak yang tidak terdaftar dalam daftar resmi tim.
Antonio Teles turut didenda Rp 50 juta karena melakukan tindakan agresif berupa tendangan dan intimidasi terhadap ofisial Persija setelah pertandingan berakhir.
Sanksi terberat dijatuhkan kepada ofisial Java United, Achmad Resal Octavian. Ia dihukum skorsing 10 pertandingan, larangan memasuki stadion selama satu pertandingan, serta denda Rp 500 juta akibat mengucapkan kata-kata diskriminatif ke arah bangku cadangan Persija.
Baca juga : Hadapi PSS Sleman, Persebaya Benahi Jarak Antarlini
Pemain Java United, Yance Sayuri dan Yakob Sayuri, masing-masing dilarang bermain dalam empat pertandingan dan didenda Rp 50 juta. Keduanya dinilai melakukan intimidasi terhadap pengawas pertandingan yang merekam insiden kerusuhan.
Pelatih Java United, Fabio Araujo Lefundes, dan ofisial Josmiro De Goes Dos Santos Sobrinho masing-masing didenda Rp 30 juta karena melakukan kekerasan terhadap media officer Persija. Sementara itu, David Glen Oei mendapat teguran keras karena mencoba menghalangi pemeriksaan kartu identitas oleh pengawas pertandingan.
Dalam sidang 25 September 2026, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda Rp 50 juta kepada Persib Bandung. Hukuman tersebut diberikan setelah Luka Menalo merusak papan LED dengan tendangan dan memecahkan kaca pintu ruang ganti seusai pertandingan melawan Persijap Jepara pada 20 September 2026.
Baca juga : Persita Pede Taklukkan Garudayaksa FC
Rangkaian keputusan ini menjadi pengingat bagi klub dan seluruh personel tim untuk mematuhi regulasi serta menjaga perilaku selama pertandingan maupun setelah laga berakhir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya