Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pindah Ke Ducati, Pedro Acosta Ingin Berguru Ke Marquez
Minggu, 18 Oktober 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pedro Acosta punya alasan khusus memilih Ducati untuk melanjutkan kariernya di MotoGP. Pembalap asal Spanyol itu ingin belajar langsung dari Marc Marquez, sosok yang dinilainya sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah balap motor.
Acosta akan bergabung dengan Ducati Lenovo Team pada musim 2027 dan 2028. Di tim pabrikan Italia itu, dia bakal berbagi garasi dengan Marquez sekaligus menghadapi tantangan baru bersama juara dunia tersebut.
Acosta menegaskan, keputusannya bergabung dengan Ducati bukan semata-mata untuk mengalahkan Marquez. Sebaliknya, dia ingin memanfaatkan kesempatan langka untuk mempelajari kemampuan pembalap yang sudah memiliki segudang pengalaman di kelas premier.
“Ini bukan soal mengalahkan Marc. Alasan saya ingin bersama Marc adalah karena saya tidak akan punya banyak kesempatan lagi untuk belajar dari pembalap terbaik dalam sejarah, atau pembalap terbaik dalam 15 tahun terakhir,” ujar Acosta seperti dikutip dari GPOne, kemarin.
Baca juga : Ada Penumpang Gelap di Kasus Ijazah Gibran
Acosta membantah komentar Chief Executive Officer (CEO) KTM, Gottfried Neumeister, yang sebelumnya menyebut dirinya pindah ke Ducati karena ingin menaklukkan Marquez dengan motor yang sama. Baginya, kesempatan berada satu tim dengan Marquez justru menjadi modal penting untuk mengembangkan kemampuan dan kariernya dalam jangka panjang.
“Bahkan jika saya kalah, berada satu tim dengannya akan memberikan lebih banyak manfaat bagi karier jangka panjang saya dibandingkan kerugian yang saya alami jika dia mengalahkan saya,” kata Acosta.
Keputusan pindah ke Ducati juga berkaitan dengan keinginannya mendapatkan motor kompetitif dan lingkungan tim yang mendukung perkembangannya. Acosta tidak ingin menjadikan persaingan dengan rekan setim sebagai alasan untuk menghindari tantangan.
Di balik kepindahannya, Acosta juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menjalani negosiasi untuk memperpanjang kontrak bersama KTM, pabrikan yang dibelanya sebelum bergabung dengan Ducati.
Baca juga : Rupiah Dan Indeks Terkejut
Menurut Acosta, KTM memang sempat mengirimkan kontrak baru. Namun, tawaran tersebut ditolaknya karena dia sudah menentukan arah perjalanan balapnya.
“Saya tidak pernah bernegosiasi dengan KTM. Mereka mengirimkan kontrak, lalu saya menolaknya,” ujarnya.
Acosta juga menyinggung pengalaman pada tahun sebelumnya yang memengaruhi keputusannya meninggalkan KTM. Dia tidak ingin kembali menghadapi persoalan serupa terkait komitmen kontrak.
“Bahkan dengan uang sebanyak apa pun, saya tidak akan menempatkan diri kembali dalam situasi yang saya alami saat itu,” tegasnya.
Baca juga : Panggil Menteri & Wamen, Prabowo Gelar Rapat Di Istana Bogor
Kepindahan ini menjadi babak baru bagi Acosta yang telah mengoleksi gelar juara dunia Moto3 dan Moto2 sebelum naik ke kelas premier. Pada musim debut MotoGP 2024, dia juga meraih penghargaan Rookie of the Year.
Pada musim 2025, Acosta mengakhiri kejuaraan di posisi keempat klasemen akhir. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk menghadapi tantangan berikutnya bersama Ducati.
Duet Acosta dan Marquez pada 2027 mendatang pun menarik perhatian penggemar MotoGP. Selain berpeluang memperkuat Ducati dalam persaingan antar pabrikan, keduanya akan terlibat persaingan internal yang dapat menjadi ujian tersendiri. DNU
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya