Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sowan Ke Para Kiai Di Pasuruan
Wapres Memohon Doa Untuk Kebaikan Bangsa
Sabtu, 17 Oktober 2026 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming sowan ke para kiai sepuh di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (PP Dalwa), Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026). Dalam silaturahmi tersebut, Gibran memohon doa agar Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberi kekuatan untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.
Gibran tiba di Ponpes Dalwa sekitar pukul 9 pagi. Mantan Wali Kota Solo ini tampil rapi. Mengenakan kemeja lengan panjang warna hitam dipadu dengan peci warna senada. Turun dari mobil, Gibran disambut hangat pimpinan Ponpes Dalwa Abuya Al Habib Zain Hasan Baharun. Keduanya bersalaman, lalu bertukar sapa.
Sebelum ke ruang pertemuan, Gibran diajak melihat proses belajar para santri di kelas. Salah satu yang menarik adalah saat melihat proses belajar komputer, pelatihan Artificial Intelligence (AI) dan robotik. Setelah berkeliling, Gibran diajak ke ruang pertemuan.
Dalam pertemuan bersama para kiai, Gibran secara khusus memohon doa untuk kebaikan bangsa.
“Mohon doa Kyai dan bu nyai, semoga bapak Presiden selalu diberikan kekuatan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa saat ini,” pinta Gibran.
Baca juga : KSP Kawal Peningkatan Kelas Rumah Sakit Daerah
Dia mengapresiasi PP Dalwa yang telah menyelenggarakan pelatihan AI dan robotik bagi para santri. Menurut Gibran, pembelajaran tersebut penting untuk membekali generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi masa depan.
Dia menegaskan, akses pembelajaran teknologi harus terbuka bagi seluruh generasi muda, termasuk santri. Mereka perlu dibekali kemampuan untuk mengikuti perkembangan zaman, berinovasi, dan mengambil peran dalam kemajuan teknologi, bukan sekadar menjadi pengguna.
“Kita ingin ke depan para santri ini dapat menjawab tantangan zaman. Jadi kita berpacu, jangan sampai ketinggalan dengan negara lain,” tegasnya.
Menurut Gibran, pembelajaran AI dan robotik tidak hanya bertujuan membekali santri dengan keterampilan teknis, tetapi juga melatih pola pikir kritis, kemampuan berpikir komputasional dan keterampilan memecahkan masalah.
Lebih dari itu, pembelajaran tersebut dapat melatih pola pikir kritis, kemampuan berpikir komputasional dan keterampilan memecahkan masalah.
Baca juga : Komisi X Desak Percepatan Revitalisasi Gedung Sekolah
“Mempelajari AI dan robotik bukan berarti harus jadi programmer, justru melatih berpikir kritis, berpikir komputasional dan terbiasa melakukan problem solving,” tuturnya.
Dia juga mendorong agar pembelajaran teknologi dilakukan secara praktis dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan begitu, generasi muda dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas hasil kerja, sekaligus menciptakan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
“Jadikan teknologi sebagai alat bantu untuk menciptakan inovasi dan meningkatkan produktivitas,” jelasnya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Gibran mengingatkan pentingnya menyeimbangkan kecakapan teknologi dengan penguatan akhlak dan karakter.
Santri perlu mampu memilah informasi, mengenali hoaks, menjaga keamanan data pribadi, serta menggunakan teknologi secara etis dan bertanggung jawab.
Baca juga : Subsidi LPG Membengkak, Pemerintah Siapkan CNG
“Jaga kerahasiaan data, jaga diri dari hoaks dan jangan gunakan untuk merugikan orang lain. Penggunaan teknologi perlu dilakukan secara bertanggung jawab dengan menghormati nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan,” jelasnya. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Sabtu, 17 Oktober 2026 dengan judul "Sowan Ke Para Kiai Di Pasuruan Wapres Memohon Doa Untuk Kebaikan Bangsa"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya