Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RB Leipzig Vs Manchester City, Momen Di Persimpangan Jalan
Rabu, 4 November 2026 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Leipzig ingin memanfaatkan situasi City yang sedang tidak ideal. Mereka harus kembali menemukan ritme permainan, terutama dalam memaksimalkan peluang.
Manchester City sedang berada di persimpangan jalan. Dua kekalahan beruntun di Liga Inggris membuat The Citizens kehilangan momentum. Kini, pasukan Enzo Maresca harus menghadapi ujian berat di markas RB Leipzig dalam lanjutan Liga Champions. Jika kembali terpeleset, krisis City bisa semakin dalam.
Duel RB Leipzig kontra City menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya. Bermain di Red Bull Arena, Leipzig tentu ingin memanfaatkan situasi City yang sedang tidak ideal.
Baca juga : Alex Marquez Absen Di MotoGP Qatar
The Citizens datang dengan modal kurang meyakinkan setelah kalah 1-2 dari Aston Villa dan 0-1 dari Brighton di Liga Inggris. Hasil tersebut menjadi alarm bagi Maresca. City dituntut segera bangkit agar rentetan hasil buruk tidak berlanjut ke kompetisi Eropa.
Masalah City bukan sekadar hasil akhir. Konsistensi permainan dan ketajaman lini depan juga menjadi pekerjaan rumah. Mereka harus kembali menemukan ritme permainan, terutama dalam membangun serangan dan memaksimalkan peluang.
Di sisi lain, Leipzig punya alasan untuk percaya diri. Tim besutan Martin Demichelis itu tengah berusaha menjaga persaingan di papan atas Bundesliga. Kemenangan 2-0 atas Schalke menjadi bekal positif sebelum menjamu raksasa Inggris tersebut.
Baca juga : Pemerintah Tak Akan Ekspor Listrik
Meski demikian, perjalanan Leipzig di Liga Champions belum sepenuhnya mulus. Mereka masih harus bekerja keras untuk mengamankan posisi di klasemen. Leipzig memiliki sejumlah pemain yang bisa merepotkan pertahanan City, termasuk Antonio Nusa dan Brajan Gruda. Kecepatan serta kemampuan mereka dalam melakukan serangan balik berpotensi menjadi ancaman, terutama jika City terlalu asyik menyerang.
Namun, City tetap punya senjata berbahaya bernama Erling Haaland. Striker asal Norwegia itu menjadi tumpuan utama untuk membongkar pertahanan Leipzig. Ketajamannya di depan gawang bisa menjadi pembeda, terlebih Haaland memiliki catatan produktif saat menghadapi mantan klubnya tersebut.
Secara rekor pertemuan, City lebih unggul. Dari enam pertemuan di Liga Champions, The Citizens mencatat empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Salah satu hasil paling mencolok terjadi pada 2023, ketika City menghajar Leipzig 7-0.
Baca juga : Strategi Hilirisasi Mulai Terasa Hasilnya
Catatan tersebut tentu menjadi modal psikologis bagi tim tamu. Namun, sejarah tidak otomatis menjamin kemenangan. Kondisi terkini City yang sedang menurun bisa dimanfaatkan Leipzig untuk memberikan perlawanan sengit.
City diprediksi tetap berusaha menguasai permainan, sementara Leipzig kemungkinan mengandalkan kecepatan untuk menyerang ruang di belakang pertahanan lawan. Pertarungan di lini tengah akan menjadi salah satu kunci, terutama dalam menentukan siapa yang mampu mengendalikan tempo pertandingan.
The Citizens membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri. Sebaliknya, Leipzig punya peluang mencuri hasil positif di hadapan pendukung sendiri. City masih lebih diunggulkan dari sisi kualitas skuad dan pengalaman di kompetisi Eropa. Namun, performa yang belum stabil membuat pertandingan ini berpotensi berjalan ketat. [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya