Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Persebaya Takluk dari Kendal Tornado, Tavares Ambil Tanggung Jawab
Rabu, 4 November 2026 05:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tak ingin anak asuhnya menjadi pihak yang disalahkan setelah kekalahan 2-3 dari Kendal Tornado FC pada laga perdana Grup G I.League Cup 2026/2027.
Pelatih asal Portugal itu secara tegas menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan yang dialami Green Force.
Bermain di Stadion Sriwedari, Selasa (3/11/2026), Persebaya harus mengakui keunggulan Kendal Tornado dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Dua gol yang dicetak Ramadhan Sananta pada menit ke-71 dan Toni Firmansyah pada menit ke-78 belum cukup menyelamatkan Bajol Ijo dari kekalahan.
Padahal, secara statistik Persebaya mampu mendominasi pertandingan. Green Force mencatatkan 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 tembakan. Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan hasil akhir.
Baca juga : Cetak Gol, Figo Dennis Kecewa Persija Imbang Lawan PSMS
Kendal Tornado justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Sejumlah kesalahan yang dilakukan Persebaya juga berhasil dimaksimalkan tim lawan untuk mencetak gol.
Selepas pertandingan, Tavares memberikan apresiasi kepada Kendal Tornado. Menurutnya, efektivitas menjadi faktor pembeda dalam pertandingan tersebut.
"Selamat untuk Kendal Tornado atas kemenangan ini. Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Dalam sepak bola, penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak selalu menjamin kemenangan. Kami harus lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan," ujar Tavares dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Pelatih berusia 47 tahun itu juga menyoroti sejumlah kesalahan yang dilakukan anak asuhnya, terutama ketika kehilangan bola saat membangun serangan dan melakukan transisi.
Situasi tersebut mampu dimanfaatkan Kendal Tornado untuk melancarkan serangan balik yang berujung ancaman bagi pertahanan Persebaya.
Baca juga : Indonesia Bidik Investor Global ADIPEC 2026
"Kami melakukan beberapa kesalahan, terutama ketika kehilangan bola saat transisi. Ada umpan yang tidak berjalan dengan baik dan situasi tersebut bisa dimanfaatkan lawan untuk menyerang. Hal-hal seperti ini harus kami evaluasi karena pada level kompetisi seperti ini, kesalahan kecil bisa berujung fatal," jelasnya.
Meski kecewa dengan hasil pertandingan, Tavares tetap mengapresiasi perjuangan para pemain. Ia menilai anak asuhnya menunjukkan karakter pantang menyerah dengan terus berusaha mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir.
"Saya senang dengan sikap dan karakter yang ditunjukkan para pemain sepanjang pertandingan. Mereka tetap berusaha memberikan yang terbaik hingga akhir laga," tandas pelatih asal Portugal tersebut.
Kekalahan dari Kendal Tornado semakin menambah pekerjaan rumah Persebaya. Sebelumnya, Green Force juga hanya bermain imbang 1-1 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (30/10/2026).
Artinya, dalam dua pertandingan terakhir, Persebaya belum mampu mengamankan kemenangan. Situasi ini menjadi bahan evaluasi bagi Tavares untuk memperbaiki performa tim pada pertandingan berikutnya.
Baca juga : Baju Ijo Pantang Remehkan Tim Beda Kasta
Di tengah hasil kurang memuaskan tersebut, Tavares memilih pasang badan untuk para pemainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh hasil pertandingan, termasuk kekalahan dari Kendal Tornado, merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih.
"Terkait hasil ini, saya bertanggung jawab sepenuhnya sebagai pelatih. Kekalahan ini menjadi tanggung jawab saya," tutup Tavares.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya