Dark/Light Mode

Bank Mandiri Paparkan Prospek Ekonomi Indonesia Semester II 2026

Kamis, 3 September 2026 18:00 WIB
M QORI HALIANA / RM
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (ketiga kiri) berbincang dengan (dari kiri) Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani, dan Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat di sela acara Mandiri Macro & Market Brief Q3-2026 Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Kamis (3/9/2026). 
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi (ketiga kiri) berbincang dengan (dari kiri) Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani, dan Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat di sela acara Mandiri Macro & Market Brief Q3-2026 Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Kamis (3/9/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, Bank Mandiri memaparkan kondisi dan prospek perekonomian Indonesia pada paruh kedua 2026 di tengah ketidakpastian ekonomi global. Perekonomian Indonesia dinilai tetap menunjukkan resiliensi, dengan pertumbuhan ekonomi semester I 2026 mencapai 5,45 persen dan inflasi yang masih berada dalam sasaran. Di tengah kondisi tersebut, kinerja bisnis Bank Mandiri juga tetap tumbuh, tercermin dari penyaluran kredit bank only yang mencapai Rp1.592 triliun per Juni 2026 atau tumbuh 19,9 persen secara tahunan, serta laba bersih konsolidasi sebesar Rp30,4 triliun.